Di usia lanjut, Satonah tampak sehat dan bersemangat mengikuti kegiatan yang berlangsung sejak pukul 13.30 hingga 17.15 WIB di Masjid Attaqwa, Desa Wedoro. Kehadirannya menjadi perhatian peserta dan menghadirkan suasana inspiratif dalam forum musyawarah tersebut.
Ketua Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah (PDA) yang hadir dalam kegiatan itu menyampaikan kesan mendalam atas semangat Satonah. Menurutnya, keteguhan dan konsistensi lansia dalam mengikuti kegiatan persyarikatan mencerminkan kuatnya nilai pengabdian dan militansi kader ‘Aisyiyah lintas generasi.
“Semangat beliau menjadi teladan bagi seluruh warga ‘Aisyiyah untuk terus aktif berkontribusi sesuai dengan kemampuan masing-masing,” ujarnya.
Kehadiran anggota lanjut usia dalam Musypimcab juga menunjukkan bahwa gerakan ‘Aisyiyah bersifat inklusif dan terbuka bagi semua kalangan usia. Nilai kebersamaan dan kepedulian antar generasi dinilai menjadi kekuatan utama dalam menjaga kesinambungan gerakan dakwah dan sosial kemasyarakatan.
Musypimcab I PCA ‘Aisyiyah Sugihwaras sendiri menjadi forum strategis untuk evaluasi program kerja, penguatan organisasi, serta perumusan langkah-langkah ke depan dalam mewujudkan perempuan berkemajuan di Kecamatan Sugihwaras.

