Alfi (sapaan akrabnya) siswi kelas XII SMA At-Tajdid Muhammadiyah Blora, tengah mengikuti kegiatan TOEFL Prediction sebagai upaya mengukur kemampuan bahasa Inggris siswa dalam rangka persiapan studi lanjut dan peningkatan daya saing global (Istimewa/kedungademmu.id)

Kedungademmu.id—Dalam upaya menyiapkan lulusan yang siap melanjutkan studi dan memiliki daya saing di tingkat nasional hingga global, SMA At-Tajdid Muhammadiyah Blora menyelenggarakan kegiatan TOEFL Prediction bagi siswa kelas XII (28/1/2026). Kegiatan ini dilaksanakan sebagai sarana pengukuran sekaligus pemetaan kemampuan bahasa Inggris siswa menjelang kelulusan.

Kepala SMA At-Tajdid Muhammadiyah Blora, M. Guntur, menyampaikan bahwa TOEFL Prediction memiliki nilai strategis sebagai instrumen evaluasi akademik bagi peserta didik kelas akhir. Melalui kegiatan ini, sekolah dapat memperoleh gambaran objektif terkait kemampuan bahasa Inggris siswa secara menyeluruh. TOEFL Prediction menjadi alat ukur penting bagi sekolah untuk melihat kesiapan akademik siswa, khususnya dalam penguasaan bahasa Inggris. Hasil tes ini dapat menjadi dasar pendampingan lanjutan, baik untuk persiapan studi lanjut, seleksi perguruan tinggi, maupun program beasiswa,” ujarnya.

Pelaksanaan TOEFL Prediction dilakukan secara tertib dan terstandar dengan menguji tiga aspek utama, yaitu listening, structure, dan reading. Guru pembina kegiatan, Helmi G, menjelaskan bahwa kegiatan ini juga bertujuan membiasakan siswa menghadapi asesmen berstandar internasional sejak dini. "Kami ingin siswa terbiasa dengan format tes TOEFL agar mereka lebih siap dan percaya diri ketika menghadapi tes serupa di jenjang pendidikan berikutnya,” jelasnya.

Senada dengan itu, pembimbing kegiatan, Arista, menambahkan bahwa TOEFL Prediction tidak hanya berorientasi pada capaian skor, tetapi juga berfungsi sebagai sarana refleksi dan motivasi belajar siswa. Melalui tes ini, siswa dapat memahami posisi kemampuan bahasa Inggrisnya masing-masing. Dari situ, mereka terdorong untuk terus meningkatkan kompetensi secara berkelanjutan,” tuturnya.

Antusiasme siswa terlihat dari respons positif para peserta. Rozi, siswa kelas XII, mengaku kegiatan TOEFL Prediction sangat membantu dalam memetakan kemampuannya. “Kami jadi mengetahui sejauh mana kemampuan bahasa Inggris yang kami miliki dan apa saja yang perlu ditingkatkan sebelum lulus,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Nana, siswi kelas XII, yang menilai kegiatan tersebut sebagai pengalaman berharga. “Tes ini memberi gambaran nyata tentang ujian bahasa Inggris berstandar internasional, sehingga kami merasa lebih siap menghadapi tantangan setelah lulus,” katanya.

Melalui pelaksanaan TOEFL Prediction ini, SMA At-Tajdid Muhammadiyah Blora menegaskan komitmennya sebagai lembaga pendidikan Muhammadiyah yang tidak hanya menekankan capaian akademik, tetapi juga mempersiapkan lulusan dengan kompetensi global, karakter kuat, dan semangat belajar sepanjang hayat.