Hasil tangkapan layar Peserta mengikuti Webinar Desain Visual untuk Dakwah Digital yang diselenggarakan PC IPM Kedungadem secara daring melalui Zoom 

Kedungademmu.id
Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PC IPM) Kedungadem Bojonegoro menyelenggarakan Webinar Desain Visual untuk Dakwah Digital pada Senin (12/1/2026). Kegiatan ini diikuti oleh pelajar Muhammadiyah se-Kecamatan Kedungadem serta peserta dari kalangan umum yang memiliki minat pada bidang desain dan kreativitas digital.

Webinar tersebut merupakan bagian dari ikhtiar PC IPM Kedungadem untuk meningkatkan literasi dan keterampilan digital pelajar di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi. Melalui kegiatan ini, para peserta dibekali pemahaman dasar tentang desain visual agar mampu memanfaatkannya sebagai media dakwah, edukasi, dan pengembangan potensi diri di ruang digital.

Ketua Umum PC IPM Kedungadem, Amizy Nova Airul A. K., dalam sambutannya menegaskan bahwa kemampuan desain visual saat ini menjadi kebutuhan penting bagi generasi pelajar, terutama dalam menyampaikan gagasan dan gerakan organisasi melalui media sosial.

Generasi Z sangat lekat dengan dunia digital. Karena itu, kemampuan menyajikan pesan secara visual yang menarik menjadi kunci agar ide, dakwah, dan gerakan IPM dapat tersampaikan dan diterima dengan baik,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa desain visual memiliki peran strategis dalam memperkuat kinerja tim media organisasi. Desain yang baik dinilai mampu meningkatkan citra, jangkauan informasi, serta profesionalitas penyampaian pesan kepada publik.

Webinar ini menghadirkan Aditya Haris, visual storyteller dan mahasiswa asal Yogyakarta, sebagai pemateri utama. Dalam paparannya, ia menjelaskan bahwa desain visual bukan sekadar persoalan estetika, melainkan sarana komunikasi untuk menyampaikan makna dan informasi secara efektif.

Hampir semua yang kita konsumsi hari ini—mulai dari konten media sosial, poster, hingga tampilan aplikasi adalah hasil dari proses desain. Karena itu, kemampuan desain menjadi sangat penting di era digital,” jelasnya.

Aditya juga menekankan bahwa setiap perangkat lunak desain memiliki fungsi dan keunggulan masing-masing. Peserta didorong untuk tidak terjebak pada gengsi aplikasi, melainkan fokus pada tujuan dan pesan yang ingin disampaikan.

Desain tidak harus rumit. Yang paling penting pesan bisa sampai. Desain yang baik itu jelas, rapi, dan presisi,” tegasnya.

Sesi webinar berlangsung interaktif dengan adanya forum tanya jawab. Para peserta aktif mengajukan pertanyaan seputar teknik dasar desain, pemilihan aplikasi, hingga strategi membuat konten visual yang efektif untuk media sosial dan kebutuhan organisasi.

Melalui kegiatan ini, PC IPM Kedungadem berharap pelajar Muhammadiyah semakin kreatif, melek digital, serta mampu memanfaatkan desain visual sebagai sarana komunikasi, dakwah, dan penguatan citra positif organisasi di ruang publik digital.