Kedungademmu.id
ERDAMS Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Jakarta (FKM UMJ) menggelar kegiatan Ruang Diskusi (RUDIS) bertajuk “Kesiapsiagaan Masyarakat dalam Menghadapi Banjir: Strategi, Tantangan, dan Solusi”. Kegiatan ini berlangsung di Aula Lantai 4 FKM UMJ, Kamis (19/12/2025).

Ruang diskusi menjadi forum dialog yang bertujuan meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya mitigasi bencana banjir. Kegiatan ini melibatkan mahasiswa, akademisi, serta perwakilan lembaga kemanusiaan.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Program Mitigasi Bencana (PROMIBA) yang berkolaborasi dengan Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa. Sebelum diskusi dimulai, acara diawali dengan penampilan tari tradisional dari mahasiswa FKM UMJ angkatan 2025.

Diskusi dikemas dalam bentuk talk show dan dimoderatori oleh Nurisha Kitana, Founder of Gandeng ODGJ. Tiga narasumber hadir dalam kegiatan ini, yakni Ana Oktavia Setiawati dari BBMKG Wilayah II, Ahmad Baikhaki dari DMC Dompet Dhuafa, serta Maya Nuraini dari Id Humanity Dompet Dhuafa.

Para narasumber membahas kondisi banjir dari sisi meteorologi, tantangan kesiapsiagaan masyarakat, hingga pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam upaya mitigasi dan penanggulangan bencana. Peserta juga diberi kesempatan untuk berdiskusi langsung melalui sesi tanya jawab.

Usai diskusi, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan giant check sebagai simbol kerja sama antara DMC Dompet Dhuafa dan ERDAMS FKM UMJ. Acara kemudian ditutup dengan penyerahan plakat, sertifikat kepada narasumber dan moderator, serta sesi dokumentasi bersama.

Ketua Umum ERDAMS FKM UMJ, Dewi Ghinawati, mengapresiasi antusiasme peserta dalam kegiatan RUDIS. Menurutnya, ruang diskusi ini menjadi wadah terbuka untuk memperluas wawasan kebencanaan di kalangan mahasiswa.

Sementara itu, Ketua Pelaksana RUDIS, Latifah Nur Aini, menyebut kegiatan ini menjadi ruang untuk saling bertukar pandangan dan belajar bersama. Ia menilai isu kebencanaan dan kesehatan merupakan persoalan yang dekat dengan kehidupan sehari-hari dan perlu terus disuarakan melalui ruang diskusi seperti RUDIS.