![]() |
| Dedy Eko Santoso (Kanan) dan Farel Azka Maulana Pratama (Kiri) Murid SMK Muhammaiyah 4 Padangan (Istimewa/kedungademmu.id) |
Keduanya merupakan siswa jurusan Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ) yang sukses menunjukkan kemampuan kreativitas visual dan pemahaman nilai kepanduan Hizbul Wathan melalui karya poster yang inspiratif. Kompetisi ini diselenggarakan oleh Hizbul Wathan Kafilah Joko Tingkir di bawah naungan Universitas Muhammadiyah Lamongan, dan diikuti oleh pelajar dari berbagai daerah di Indonesia.
Ajang HW VISTA 2025 bertujuan untuk menumbuhkan kreativitas, daya kritis, serta penguatan karakter kepanduan Hizbul Wathan melalui media visual. Poster karya Dedy dan Farel dinilai unggul dari berbagai aspek, mulai dari kekuatan pesan, konsep visual, kreativitas desain, hingga kesesuaian dengan tema lomba. Karya tersebut mampu menyampaikan semangat kepanduan, nilai-nilai keislaman, serta visi generasi muda secara komunikatif dan inspiratif.
Kepala SMK Muhammadiyah 4 Padangan, Moch. Nur Muadzin, menyampaikan apresiasi tinggi atas capaian tersebut. Ia menegaskan bahwa prestasi ini merupakan buah dari pembinaan yang berkelanjutan di sekolah.
“Prestasi ini menjadi bukti bahwa siswa SMK Muhammadiyah 4 Padangan tidak hanya dibekali keterampilan teknis, tetapi juga diarahkan untuk kreatif, berpikir kritis, dan berani bersaing di tingkat nasional,” ujarnya.
Sementara itu, guru pembimbing lomba, Abdul Ghofur, menilai keberhasilan ini lahir dari kerja sama tim, ketekunan, serta kemauan siswa untuk terus belajar dan berkembang.
“Dedy dan Farel menunjukkan komitmen luar biasa dalam proses kreatif. Mereka mampu menerjemahkan nilai-nilai Hizbul Wathan ke dalam visual poster yang kuat dan bermakna,” jelasnya.
Mewakili tim, Dedy Eko Santoso mengungkapkan rasa syukur atas prestasi yang diraih.
“Kami tidak menyangka bisa meraih juara tingkat nasional. Prestasi ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus belajar dan berkarya lebih baik ke depannya,” ungkapnya.
Prestasi tersebut semakin menegaskan peran SMK Muhammadiyah 4 Padangan sebagai lembaga pendidikan yang konsisten mendorong siswa untuk berprestasi, tidak hanya di bidang vokasi, tetapi juga dalam penguatan kreativitas dan pembentukan karakter.

