Peserta dari PCA Kedungadem mengikuti Pelatihan Konselor dan Pengukuhan Pengurus BIKKSA–BAKESOS PDA Bojonegoro di Gedung Dakwah Muhammadiyah Bojonegoro (Istimewa/kedungademmu.id)

Kedungademmu.id Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah (PCA) Kedungadem Bojonegoro turut berpartisipasi dalam kegiatan Pelatihan Konselor sekaligus Pengukuhan Pengurus BIKKSA dan BAKESOS Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah (PDA) Bojonegoro periode 2026–2030, yang diselenggarakan pada Ahad, (1/2/2026), bertempat di Gedung Dakwah Muhammadiyah Bojonegoro.

Kegiatan yang dimulai pukul 07.30 WIB hingga selesai ini diikuti oleh unsur pengurus harian PDA, Majelis Tabligh, Majelis Kesejahteraan Sosial, serta perwakilan cabang ‘Aisyiyah se-Kabupaten Bojonegoro.

Pelatihan ini menjadi bagian penting dalam upaya memperkuat peran ‘Aisyiyah dalam layanan sosial dan pendampingan masyarakat, khususnya dalam bidang konseling Islami serta perlindungan perempuan dan anak.

Dalam sesi materi, peserta mendapatkan pembekalan dari sejumlah narasumber kompeten. Pemateri pertama disampaikan oleh Ketua Pengadilan Agama Bojonegoro, Mufli Ahmad, dengan materi seputar manajemen konflik dan penyelesaian masalah rumah tangga.

Sementara itu, pemateri kedua disampaikan oleh Budiati, dari Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah Jawa Timur, yang mengangkat tema manajemen kasus perlindungan perempuan dan anak.

Salah satu peserta dari PCA Kedungadem, Mutoliah Hidayati, menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat untuk meningkatkan kapasitas kader ‘Aisyiyah dalam memberikan pendampingan kepada masyarakat.
Pelatihan ini menambah wawasan kami sebagai kader ‘Aisyiyah, terutama dalam menghadapi persoalan keluarga dan perlindungan perempuan serta anak. Semoga ilmu yang diperoleh dapat diterapkan dalam layanan nyata di lingkungan kami,” ujarnya.

Melalui pelatihan ini, diharapkan para konselor ‘Aisyiyah semakin siap menjalankan tugas pendampingan secara profesional, humanis, dan berlandaskan nilai-nilai Islam, serta mampu menjadi garda terdepan dalam memberikan layanan sosial di tengah masyarakat.

Kegiatan ini juga menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi organisasi, sekaligus meneguhkan komitmen ‘Aisyiyah dalam membangun keluarga sakinah dan masyarakat yang berkeadilan.