![]() |
| Ketua PCM Kedungadem, Dr. Bambang Utomo, M.M. saat menyampaikan sambutan pada pembukaan Kajian Ramadan 1447 Hijriah PCM Kedungadem (Amizy Nova/Kedungademmu.id) |
Kegiatan bertema “Penguatan Ideologi Keislaman dan Kepemimpinan Muhammadiyah” ini diikuti seluruh warga Muhammadiyah se-Kedungadem, Amal Usaha Muhammadiyah (AUM), serta organisasi otonom (Ortom) tingkat cabang sebagai bagian dari upaya memperkuat nilai keislaman dan soliditas persyarikatan di bulan suci Ramadhan.
Dalam sambutannya, Ketua PCM Kedungadem, Dr. Bambang Utomo, M.M., mengajak seluruh warga Muhammadiyah untuk merefleksikan kembali jati diri Muhammadiyah sebagai salah satu organisasi Islam tertua yang memiliki fondasi ideologis yang kokoh.
Ia menegaskan bahwa Muhammadiyah bukan hanya organisasi formal, melainkan gerakan Islam yang menghadirkan dakwah melalui amal nyata di bidang pendidikan, kesehatan, dan pelayanan sosial.
Menurutnya, ideologi Muhammadiyah harus melahirkan kesalehan yang utuh, tidak hanya dalam aspek ibadah personal, tetapi juga dalam komitmen sosial dan organisasi.
Penguatan kaderisasi di tingkat PRM dan PRA menjadi sangat penting agar nilai-nilai ideologis Muhammadiyah terus terjaga dan berkembang dari generasi ke generasi.
“Ber-Muhammadiyah jangan menunggu waktu luang. Justru kita harus meluangkan waktu untuk Muhammadiyah sebagai bentuk komitmen dan tanggung jawab kita,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa PCM Kedungadem akan selalu hadir ketika Pimpinan Ranting membutuhkan dukungan, pendampingan, maupun sinergi program.
Soliditas antara cabang dan ranting, menurutnya, menjadi kunci agar gerakan Muhammadiyah tetap hidup, kuat, dan relevan di tengah masyarakat.
Di akhir sambutannya, ia menyampaikan komitmen PCM Kedungadem dalam memperkuat gerakan filantropi melalui sinergi bersama Lazismu.
Gerakan kepedulian sosial tersebut diharapkan menjadi wujud nyata dari ideologi Muhammadiyah yang berpihak kepada umat serta mampu menghadirkan solusi atas berbagai persoalan sosial di lingkungan masyarakat.
Kegiatan berlangsung dengan penuh khidmat dan antusiasme peserta. PCM Kedungadem berharap Kajian Ramadhan ini tidak hanya menjadi agenda seremonial tahunan, tetapi menjadi momentum penguatan komitmen ideologis, soliditas organisasi, serta semangat berkhidmat bagi umat dan masyarakat secara berkelanjutan.

