Dalam ajang Al Amin Islamic Competition 2026 yang digelar baru-baru ini, Keyla Meyshafiera berhasil meraih Juara 1 Lomba Story Telling, sedangkan Duta Rizkiyansyah sukses meraih Juara 3 Lomba Pencak Silat Tapak Suci. Capaian tersebut menjadi bukti bahwa kerja keras, latihan rutin, serta semangat pantang menyerah mampu mengantarkan siswa madrasah bersaing secara sehat dan berprestasi.
Kepala MI Muhammadiyah 5 Ngrandu, Abdulah, menyampaikan rasa bangga sekaligus apresiasi atas prestasi yang diraih para siswa. Ia menegaskan bahwa kedisiplinan latihan dan ketekunan menjadi faktor penting dalam keberhasilan tersebut.
“Dengan rajin latihan sepulang sekolah, istiqamah dan telaten, akhirnya mereka mendapatkan hasilnya. Tetap rendah hati,” ujarnya.
Senada dengan itu, pelatih Story Telling, Nuraini, juga memberikan motivasi agar para siswa tidak cepat berpuas diri.
“Jangan pernah puas dengan hasil ini,” pesannya.
Prestasi ini semakin menegaskan bahwa semangat, ketekunan, dan konsistensi menjadi kunci utama dalam meraih keberhasilan. Meski berada di lingkungan pelosok dan bersaing dengan sekolah-sekolah unggulan, hal tersebut tidak sedikit pun mengurangi semangat siswa MI Muhammadiyah 5 Ngrandu untuk terus berprestasi dan mengharumkan nama madrasah.

