Menurut H. Nurkhozin, Ramadan merupakan momentum besar bagi umat Islam, sehingga para imam dan khatib perlu dipersiapkan dengan baik agar mampu menjalankan tugas dakwah secara maksimal.
“Pembinaan ini dilakukan untuk membekali para imam dan khatib dalam menyambut Ramadan. Harapannya, mereka semakin siap dalam memimpin ibadah, menyampaikan khutbah, serta memberikan bimbingan keagamaan yang menyejukkan dan mencerahkan umat,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari program pembinaan yang dilakukan oleh Majelis Tabligh Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Bojonegoro, sebagai upaya meningkatkan kualitas dakwah di masjid dan mushola Muhammadiyah.
Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan dari 20 masjid dan 32 mushola Muhammadiyah yang tersebar di wilayah Kedungadem. Selain rapat koordinasi, acara juga diisi dengan arahan dan penguatan materi dakwah untuk menghadapi kegiatan ibadah Ramadan.
H. Nurkhozin berharap, melalui pembinaan ini, para imam dan khatib dapat semakin solid dalam menjalankan peran strategis masjid sebagai pusat pembinaan umat serta penyebaran nilai-nilai Islam yang berkemajuan.

