H.Bambang Utomo Ketua PCM Kedungadem

Kedungademmu.id Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah Kedungadem, H. Bambang Utomo, mengajak masyarakat memaknai ibadah puasa tidak hanya sebagai kewajiban ritual, tetapi juga sebagai sarana pembentukan karakter dan peningkatan kualitas diri. Hal tersebut disampaikannya kepada Kedungademmu.id, Selasa (17/2/2026).
Puasa bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, tetapi latihan pengendalian diri, kesabaran, dan kejujuran. Kalau dimaknai dengan benar, dampaknya akan terasa dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.

Ia menegaskan bahwa perintah puasa telah dijelaskan dalam Al-Qur'an, di antaranya Surah Al-Baqarah ayat 183 yang menjelaskan bahwa puasa diwajibkan agar umat Islam menjadi pribadi yang bertakwa. Menurutnya, ayat tersebut menunjukkan bahwa tujuan utama puasa adalah pembentukan kualitas spiritual dan moral.

Selain itu, ia menyebut Ramadan sebagai momentum memperkuat solidaritas sosial. “Ramadan harus menjadi ajang mempererat ukhuwah semangat berbagi dan kepedulian sosial perlu kita hidupkan agar manfaat puasa tidak hanya dirasakan secara pribadi, tetapi juga sosial,” katanya.

Lebih lanjut, ia menilai nilai-nilai puasa selaras dengan semangat dakwah Muhammadiyah yang menekankan keseimbangan antara kesalehan spiritual dan tanggung jawab sosial.
“Harapannya, Ramadan tidak hanya berlalu sebagai rutinitas tahunan, tetapi benar-benar membawa perubahan sikap yang lebih baik, baik secara pribadi maupun dalam kehidupan bermasyarakat,” katanya.