Dalam sambutanya, H. Bambang Utomo mengutip firman Allah dalam Surah At-Taubah ayat 18, Sesungguhnya yang (pantas) memakmurkan masjid-masjid Allah hanyalah orang yang beriman kepada Allah dan hari Akhir, mendirikan salat, menunaikan zakat, serta tidak takut (kepada siapa pun) selain Allah. Mereka itulah yang diharapkan termasuk golongan orang-orang yang mendapat petunjuk.
Jadi yang menerangkan orang-orang yang memakmurkan masjid adalah mereka yang beriman kepada Allah dan hari akhir, mendirikan salat, serta termasuk golongan yang memperoleh petunjuk.
“Sesungguhnya yang memakmurkan masjid itu adalah orang yang mendirikan salat. Mereka termasuk orang-orang yang mendapatkan petunjuk dari Allah Swt,” tutur beliau di hadapan para imam dan khatib.
Beliau menekankan bahwa tugas sebagai imam dan khatib bukan sekadar rutinitas, melainkan kehormatan besar yang mengantarkan seseorang pada keberuntungan dunia dan akhirat.
Dalam kesempatan itu, H. Bambang Utomo juga menyampaikan kisah inspiratif tentang Ustaz Jazir, seorang tokoh yang wafat dalam keadaan dekat dengan masjid dan perjuangan dakwah. Kisah tersebut menjadi pengingat bahwa hidup yang dihabiskan untuk memakmurkan rumah Allah adalah hidup yang penuh kemuliaan.
“Beruntunglah orang yang memakmurkan masjid dan menjadi imam. Karena masjid adalah pusat ibadah, pusat dakwah, dan tempat terbaik untuk mendekatkan diri kepada Allah Swt” tambahnya.
Melalui pembinaan tersebut, diharapkan para imam dan khatib semakin mantap menjalankan amanah, serta mampu menjadikan masjid sebagai pusat pencerahan dan pembinaan umat.

