Personel Kokam Kota Malang bersiaga membantu pengamanan dan pelayanan jemaah pada kegiatan Mujahadah Kubro Harlah NU ke-100 Tahun di kawasan Stadion Gajayana, Kota Malang (Istimewa/kedungademmu.id)

Kedungademmu.idPerayaan Hari Lahir (Harlah) Nahdlatul Ulama (NU) ke-100 tahun yang dipusatkan di Stadion Gajayana, Kota Malang, Minggu (8/2/2026), berlangsung meriah dan dihadiri ribuan warga NU dari berbagai daerah di Jawa Timur. Kegiatan Mujahadah Kubro tersebut juga melibatkan unsur Pemerintah Kota Malang, termasuk Wali Kota Wahyu Hidayat.

Berbagai persiapan telah dilakukan guna menyambut puncak acara yang turut dihadiri Presiden Prabowo Subianto. Pengamanan serta pengaturan arus massa menjadi perhatian utama demi kelancaran kegiatan akbar tersebut.

Untuk menyukseskan peringatan satu abad NU yang didirikan KH Hasyim Asy’ari itu, NU Kota Malang tidak hanya menggandeng pemerintah kota, tetapi juga melibatkan berbagai organisasi kemasyarakatan, termasuk Muhammadiyah. Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Malang mengerahkan sejumlah organisasi otonom (ortom) dan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) guna mendukung kelancaran acara, terlebih beberapa AUM berada di sekitar Stadion Gajayana.

Salah satu unsur yang terlibat adalah Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (Kokam) di bawah koordinasi Pengurus Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Kota Malang. Sekitar 25 personel Kokam diterjunkan untuk membantu pengamanan dan menjaga ketertiban kegiatan.

Komandan Kokam Kota Malang, Hidayaturohman, menjelaskan bahwa personel telah bertugas sejak Sabtu siang seiring penutupan sejumlah ruas jalan di sekitar stadion. Selain pengamanan, Kokam juga membantu operasional posko AUM yang digunakan sebagai tempat istirahat jemaah.

Kami berpartisipasi membantu pengamanan sekaligus mendukung kelancaran kegiatan bersama ortom lain dan AUM, apalagi beberapa lokasi AUM dijadikan posko jemaah,” ujarnya.

Personel Kokam disebar di berbagai titik, antara lain SD Muhammadiyah 1 Jalan Kawi, Masjid Khadijah di Jalan Arjuna, serta Panti Asuhan Muhammadiyah di Jalan Bareng Tenes. Posko-posko tersebut menyediakan konsumsi gratis serta layanan kesehatan bagi jemaah yang membutuhkan.

Dengan sistem tugas bergiliran, anggota Kokam juga bersinergi dengan Barisan Ansor Serbaguna (Banser) NU dalam menjaga keamanan dan ketertiban acara hingga Minggu sore. Sinergi lintas organisasi ini menjadi wujud kebersamaan dalam menyukseskan peringatan satu abad NU di Kota Malang.