(www.unplash.com)

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ، وَنَعُوْذُ بِاللّٰهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللّٰهُ فَلَا مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلَا هَادِيَ لَهُ.
وَأَشْهَدُ أَنْ لَا إِلٰهَ إِلَّا اللّٰهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ.
اَللّٰهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ، وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ.
أُوْصِيْكُمْ وَإِيَّايَ بِتَقْوَى اللّٰهِ، فَقَدْ فَازَ الْمُتَّقُوْنَ.

Jamaah yang dirahmati Allah,

Di dalam bulan Ramadan, kita semakin menyadari bahwa bulan ini adalah bulan ampunan. Setiap amal dilipatgandakan, setiap doa memiliki peluang besar untuk dikabulkan, dan setiap pintu rahmat dibuka selebar-lebarnya. Maka salah satu amalan yang sangat dianjurkan di bulan ini adalah memperbanyak istighfar.

Istighfar berarti memohon ampun kepada Allah atas dosa dan kesalahan yang telah kita lakukan. Tidak ada manusia yang luput dari salah. Namun sebaik-baik orang yang bersalah adalah mereka yang segera kembali dan memohon ampun kepada Allah.

Allah Swt. berfirman:

وَقُلْتُ اسْتَغْفِرُوا رَبَّكُمْ إِنَّهُ كَانَ غَفَّارًا

 “Maka aku katakan kepada mereka: Mohonlah ampun kepada Tuhanmu, sesungguhnya Dia Maha Pengampun.”(al-Qur'an surah Nuh ayat 10)

Ayat ini menunjukkan bahwa Allah memiliki sifat Maha Pengampun. Sebesar apa pun dosa seorang hamba, rahmat Allah jauh lebih besar.

Hadirin sekalian,

Ramadan adalah kesempatan emas untuk membersihkan diri. Puasa membersihkan jasmani, sedangkan istighfar membersihkan hati. Jika hati bersih, maka ibadah akan terasa lebih ringan dan khusyuk.

Sering kali dosa membuat hati menjadi keras. Kita sulit tersentuh oleh nasihat, sulit menangis dalam doa, dan sulit merasakan manisnya ibadah. Istighfar adalah kunci untuk melembutkan hati kembali.

Bahkan Rasulullah Saw, yang maksum dan dijaga dari dosa, tetap memperbanyak istighfar setiap hari. Ini menunjukkan bahwa istighfar bukan hanya untuk orang yang merasa banyak dosa, tetapi juga sebagai bentuk kerendahan hati di hadapan Allah.

Jamaah yang berbahagia,

Memperbanyak istighfar tidak harus menunggu waktu khusus. Kita bisa melakukannya setelah salat, saat berjalan, saat menunggu berbuka, bahkan sebelum tidur. Ucapan sederhana seperti Astaghfirullah jika diucapkan dengan penuh kesadaran dan penyesalan, memiliki nilai yang sangat besar.

Selain menghapus dosa, istighfar juga mendatangkan keberkahan. Dalam ayat-ayat berikutnya, Allah menjanjikan turunnya hujan, bertambahnya harta, dan dikaruniai keturunan sebagai buah dari istighfar yang sungguh-sungguh. Artinya, istighfar bukan hanya berdampak pada akhirat, tetapi juga pada kehidupan dunia.

Hadirin yang dimuliakan Allah,

Mari kita maknai di bulan Ramadan ini menjadi momen refleksi diri. Sudahkah kita memohon ampun atas kesalahan kepada orang tua, pasangan, teman, dan sesama? Sudahkah kita benar-benar menyesali dosa yang mungkin selama ini kita anggap sepele?

Mari kita jadikan Ramadan sebagai titik balik. Perbanyak istighfar, perbanyak taubat, dan perbanyak doa agar Allah menghapus dosa-dosa kita yang lalu.

Semoga Allah Swt. menerima taubat kita, mengampuni segala kesalahan, dan menjadikan kita termasuk hamba-hamba-Nya yang kembali dalam keadaan suci saat Ramadan berakhir.

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh