Biyanto saat meluncurkan buku Membangun Tradisi Baru: Sejarah Muhammadiyah Jawa Timur Tahun 2000–2025 dalam rangkaian Kajian Ramadan PWM Jatim di Universitas Muhammadiyah Jember. (Foto: YouTube Unmuh Jember)

Kedungademmu.idPimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur (PWM Jatim) meluncurkan buku sejarah berjudul Membangun Tradisi Baru: Sejarah Muhammadiyah Jawa Timur Tahun 2000–2025 dalam rangkaian Kajian Ramadan yang digelar pada Sabtu–Ahad (21–22/2/2026) di Universitas Muhammadiyah Jember.

Peluncuran buku tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat tradisi intelektual dan dokumentasi sejarah Persyarikatan. Acara ini diwakili oleh Sekretaris PWM Jatim, Biyanto, serta disaksikan para pimpinan, kader, dan warga Muhammadiyah dari berbagai daerah di Jawa Timur.

Dalam sambutannya, Biyanto mengapresiasi kerja keras tim penulis yang telah menuntaskan proyek penulisan sejarah tersebut. Ia menjelaskan bahwa inisiatif penyusunan buku ini telah dimulai sejak masa pandemi Covid-19 oleh almarhum Nadjib Hamid, kemudian dilanjutkan oleh Moh. Mudzakkir bersama tim generasi muda lintas kampus.

Buku ini menjadi bagian dari ikhtiar merawat ingatan kolektif sekaligus membangun tradisi baru dalam penulisan sejarah Muhammadiyah,” ujarnya.

Ketua Tim Penulis, Moh. Mudzakkir, menerangkan bahwa buku tersebut merupakan hasil penelitian yang dilakukan secara bertahap selama satu tahun penuh. Penelitian itu bertujuan menggali, mendokumentasikan, dan merekonstruksi dinamika perjalanan Muhammadiyah Jawa Timur pasca-2000.

Menurutnya, proses penulisan melibatkan Angkatan Muda Muhammadiyah Jawa Timur yang memiliki kompetensi akademik di bidang sejarah dan penelitian, sehingga penyusunannya dilakukan berdasarkan kaidah metodologi ilmiah.

Peluncuran buku ini diharapkan tidak hanya menjadi catatan perjalanan 25 tahun PWM Jatim, tetapi juga menjadi rujukan akademik dan inspirasi bagi kader dalam melanjutkan estafet perjuangan Persyarikatan di masa mendatang.