Kegiatan yang mengusung tema “Aksi Jaga Bumi” ini digelar di Balai Desa Sumberagung dan diikuti puluhan anggota PKK. Pelatihan difokuskan pada langkah-langkah pengelolaan sampah sejak dari rumah sebagai upaya awal menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.
Ketua PKK Desa Sumberagung, Sri Nawangsih, menyambut baik kegiatan tersebut. Menurutnya, pelatihan ini sangat relevan karena ibu-ibu PKK merupakan pihak yang paling sering berhadapan langsung dengan sampah rumah tangga setiap hari.
“Dengan adanya pelatihan ini, kami berharap tumbuh kesadaran bersama untuk mengelola sampah dengan lebih baik dan berkelanjutan,” ujarnya.
Koordinator KKN Desa Sumberagung, Achmad Bukhori, menjelaskan bahwa program ini merupakan bagian dari pengabdian mahasiswa yang berorientasi pada pemberdayaan masyarakat sekaligus kepedulian terhadap isu lingkungan.
“Kami ingin mengajak masyarakat memulai perubahan dari hal yang paling dekat, yaitu sampah rumah tangga. Jika dikelola dengan baik, dampaknya besar bagi lingkungan desa,” katanya.
Pelatihan menghadirkan narasumber M. Rondi, seorang aktivis lingkungan. Dalam pemaparannya, ia menekankan pentingnya pengelolaan sampah dari hulu, yakni sejak sampah pertama kali dihasilkan di rumah.
Menurut Rondi, persoalan sampah tidak cukup diselesaikan dengan membuang atau membersihkan saja, melainkan harus dibangun melalui tiga aspek utama: kesadaran, aksi nyata, dan pembiasaan.
“Pengelolaan sampah harus dimulai dari sadar dulu, kemudian ada aksi, dan akhirnya menjadi kebiasaan baik. Jika dilakukan bersama-sama, masalah sampah dapat dikurangi secara signifikan,” jelasnya.
Selain pemaparan materi, peserta juga diajak berdiskusi mengenai praktik pemilahan sampah organik dan anorganik, serta pemanfaatan sampah rumah tangga yang bernilai guna.
Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKN STIT Muhammadiyah Bojonegoro, Aulia Singa Zanku, turut mengapresiasi kolaborasi mahasiswa dan masyarakat dalam kegiatan tersebut.
“cungkapnya.
Melalui pelatihan ini, mahasiswa KKN berharap ibu-ibu PKK dapat menjadi agen perubahan dalam pengelolaan sampah di lingkungan keluarga maupun masyarakat, sehingga tercipta Desa Sumberagung yang lebih bersih, sehat, dan ramah lingkungan.

