Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur, Muh Khoirul Abduh, hadir sebagai pemateri utama. Dalam paparannya bertajuk Profil Kader Muhammadiyah, ia menjelaskan empat kompetensi utama yang harus dimiliki kader, yakni kompetensi keagamaan, akademis dan intelektual, sosial kemanusiaan dan kepeloporan, serta keorganisasian dan kepemimpinan.
Menurutnya, kader Muhammadiyah tidak hanya dituntut memiliki pemahaman agama yang kuat, tetapi juga kecakapan intelektual, kepekaan sosial, dan kemampuan memimpin. “Kader harus matang secara spiritual, cerdas secara intelektual, serta tangguh dalam mengemban amanah organisasi,” ujarnya.
Ia juga memaparkan ciri kematangan seorang kader, antara lain memiliki motivasi tinggi, komitmen yang kuat, kemampuan mengendalikan diri, serta kreativitas dalam menghadapi tantangan zaman. Kematangan tersebut menjadi fondasi penting dalam menjaga kesinambungan gerakan dakwah yang berkemajuan.
Suasana kajian berlangsung khidmat dan interaktif. Para peserta tampak menyimak dengan saksama setiap materi yang disampaikan melalui tayangan presentasi. Sesi diskusi pun dimanfaatkan jamaah untuk memperdalam pemahaman mengenai peran strategis kader di tengah dinamika masyarakat.
Melalui kegiatan ini, diharapkan terwujud kader Muhammadiyah yang berintegritas, berwawasan luas, serta mampu menjadi pelopor perubahan yang membawa kemaslahatan bagi umat dan bangsa.

