Kegiatan tersebut berlangsung khidmat dan diikuti oleh 28 anak asuh yatim, piatu, dan dhuafa yang berada di bawah naungan Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Muhammadiyah Sukosewu. Selain berbuka puasa bersama, para santri juga menerima santunan serta bingkisan Lebaran sebagai bentuk kepedulian terhadap mereka yang membutuhkan.
Meski tidak dapat hadir secara langsung, Abidin Fikri menyampaikan pesan melalui perwakilan timnya, Yunta. Dalam pesannya, ia berharap kegiatan tersebut dapat memperkuat kepedulian sosial sekaligus menjadi sarana mempererat ukhuwah di tengah masyarakat, khususnya pada bulan Ramadan yang penuh berkah.
“Beliau menitipkan salam kepada seluruh pengurus dan anak-anak di Pesantren Panti Mandiri Muhammadiyah Sukosewu. Semoga bantuan ini dapat bermanfaat serta menambah kebahagiaan bagi para santri dalam menyambut Idulfitri,” ujar Yunta saat membacakan pesan Abidin Fikri di hadapan para peserta.
Ketua Pengurus LKSA Muhammadiyah Sukosewu, Abdul Madjid, menyampaikan apresiasi atas perhatian dan kepedulian yang diberikan. Menurut dia, dukungan tersebut sangat berarti bagi para anak asuh yang tinggal dan menempuh pendidikan di pesantren tersebut.
“Kami sangat berterima kasih atas kepedulian Bapak Abidin Fikri. Bantuan santunan dan bingkisan Lebaran ini tentu menjadi penyemangat bagi anak-anak kami, sekaligus menunjukkan bahwa masih banyak pihak yang peduli terhadap masa depan mereka,” kata Abdul Madjid.
Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Ketua Majelis Pembinaan Kesejahteraan Sosial (MPKS) Muhammadiyah Bojonegoro, Budi Santoso, serta jajaran pengurus LKSA Muhammadiyah Sukosewu. Kehadiran para pengurus dan relawan menambah hangat suasana kebersamaan antara pengasuh, tamu undangan, dan para santri.
Dalam sambutannya, Budi Santoso menekankan pentingnya semangat gotong royong dan kepedulian sosial dalam membantu anak-anak yatim dan dhuafa. Ia berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut dan menjadi inspirasi bagi berbagai pihak untuk turut berbagi.
“Ramadan adalah momentum yang tepat untuk memperkuat kepedulian sosial. Kegiatan santunan dan buka bersama seperti ini tidak hanya membantu secara materi, tetapi juga memberikan dukungan moral dan kebahagiaan bagi anak-anak,” ujarnya.
Acara ditutup dengan doa bersama menjelang waktu berbuka puasa. Para peserta kemudian menikmati hidangan berbuka dalam suasana penuh kehangatan dan kebersamaan.
Melalui kegiatan ini, Abidin Fikri berharap nilai-nilai kepedulian, kebersamaan, dan solidaritas sosial terus tumbuh di tengah masyarakat, khususnya dalam mendukung kesejahteraan anak-anak yatim, piatu, dan dhuafa. Santunan serta bingkisan Lebaran yang diberikan diharapkan dapat membantu para santri menyambut Idulfitri dengan lebih bahagia.

