Ketua HMP PBA, Apriliana Asa, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut bertujuan mempererat silaturahmi sekaligus menumbuhkan kepedulian sosial mahasiswa terhadap anak-anak panti.
“Ramadan adalah momentum berbagi. Kami ingin hadir tidak hanya sebagai mahasiswa, tetapi juga sebagai saudara yang peduli,” ujarnya.
Kegiatan dimulai sejak sore hari dengan pembagian takjil kepada para santri dan masyarakat sekitar. Suasana keakraban tampak ketika mahasiswa berbaur langsung, menyapa, serta berbincang dengan anak-anak panti.
Perwakilan LKSA Pesantren Panti Mandiri Sukosewu, Mukid, mengapresiasi kegiatan yang diinisiasi mahasiswa tersebut. Menurutnya, perhatian dari kalangan akademisi memiliki arti penting bagi anak-anak asuh.
“Kami berterima kasih atas kepedulian adik-adik mahasiswa. Kegiatan seperti ini memberi semangat dan kebahagiaan bagi anak-anak,” tuturnya.
Menjelang waktu berbuka, kegiatan diisi dengan lomba hafalan surat pendek Al-Qur’an yang dipandu oleh pemateri tausiyah, Muh. Zakki Amrulloh, Lomba tersebut disambut antusias oleh para santri dengan hadiah menarik bagi peserta yang menampilkan hafalan terbaik.
Dalam tausiyahnya, Zakki menekankan pentingnya rasa syukur serta memanfaatkan waktu dengan sebaik-baiknya, terutama di bulan Ramadan.
“Jangan menyia-nyiakan waktu, karena ia tidak akan pernah kembali. Isi hari-hari kita dengan hal yang bermanfaat dan penuh keberkahan,” pesannya.
Setelah tausiyah, seluruh peserta melaksanakan buka puasa bersama dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyerahan santunan kepada anak-anak panti serta pembagian bingkisan Lebaran sebagai bentuk kepedulian menjelang Hari Raya Idulfitri.
Kaprodi PBA STIT Muhammadiyah, M. Rondi, turut hadir dan memberikan apresiasi atas inisiatif mahasiswa. Ia berharap kegiatan semacam ini dapat terus berlanjut dan menjadi budaya positif di lingkungan kampus.
“Kami ingin mahasiswa PBA tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki kepekaan sosial yang tinggi. Apa yang dilakukan hari ini menjadi bukti bahwa ilmu harus berjalan beriringan dengan kepedulian,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, HMP PBA STIT Muhammadiyah berharap dapat terus menebar manfaat, tidak hanya di lingkungan kampus, tetapi juga di tengah masyarakat luas, khususnya bagi mereka yang membutuhkan.

