(www.unplash.com)

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

ﺇِﻥَّ ﺍﻟْﺤَﻤْﺪَ ﻟِﻠَّﻪِ ﻧَﺤْﻤَﺪُﻩُ ﻭَﻧَﺴْﺘَﻌِﻴْﻨُﻪُ ﻭَﻧَﺴْﺘَﻐْﻔِﺮُﻩُ ﻭَﻧَﻌُﻮﺫُ ﺑِﺎﻟﻠﻪِ ﻣِﻦْ ﺷُﺮُﻭْﺭِ ﺃَﻧْﻔُﺴِﻨَﺎ ﻭَﻣِﻦْ ﺳَﻴِّﺌَﺎﺕِ ﺃَﻋْﻤَﺎﻟِﻨَﺎ، ﻣَﻦْ ﻳَﻬْﺪِﻩِ ﺍﻟﻠﻪُ ﻓَﻼَ ﻣُﻀِﻞَّ ﻟَﻪُ ﻭَﻣَﻦْ ﻳُﻀْﻠِﻞْ ﻓَﻼَ ﻫَﺎﺩِﻱَ ﻟَﻪُ. ﺃَﺷْﻬَﺪُ ﺃَﻥْ ﻻَ ﺇِﻟٰﻪَ ﺇِﻻَّ ﺍﻟﻠﻪُ ﻭَﺃَﺷْﻬَﺪُ ﺃَﻥَّ ﻣُﺤَﻤَّﺪًﺍ ﻋَﺒْﺪُﻩُ ﻭَﺭَﺳُﻮْﻟُﻪُ.

ﻳَﺎﺃَﻳُّﻬَﺎ ﺍﻟَّﺬِﻳْﻦَ ﺁﻣَﻨُﻮﺍ ﺍﺗَّﻘُﻮﺍ ﺍﻟﻠﻪَ ﺣَﻖَّ ﺗُﻘَﺎﺗِﻪِ ﻭَﻻَ ﺗَﻤُﻮْﺗُﻦَّ ﺇِﻻَّ ﻭَﺃَﻧْﺘُﻢْ ﻣُّﺴْﻠِﻤُﻮْﻥَ.

ﻳَﺎﺃَﻳُّﻬَﺎ ﺍﻟﻨَّﺎﺱُ ﺍﺗَّﻘُﻮْﺍ ﺭَﺑَّﻜُﻢُ ﺍﻟَّﺬِﻱْ ﺧَﻠَﻘَﻜُﻢْ ﻣِﻦْ ﻧَﻔْﺲٍ ﻭَﺍﺣِﺪَﺓٍ ﻭَﺧَﻠَﻖَ ﻣِﻨْﻬَﺎ ﺯَﻭْﺟَﻬَﺎ ﻭَﺑَﺚَّ ﻣِﻨْﻬُﻤَﺎ ﺭِﺟَﺎﻻً ﻛَﺜِﻴْﺮًﺍ ﻭَﻧِﺴَﺎﺀً ﻭَﺍﺗَّﻘُﻮﺍ ﺍﻟﻠﻪَ ﺍﻟَّﺬِﻱْ ﺗَﺴَﺎﺀَﻟُﻮْﻥَ ﺑِﻪِ ﻭَﺍْﻷَﺭْﺣَﺎﻡَ ﺇِﻥَّ ﺍﻟﻠﻪَ ﻛَﺎﻥَ ﻋَﻠَﻴْﻜُﻢْ ﺭَﻗِﻴْﺒًﺎ.

ﻳَﺎﺃَﻳُّﻬَﺎ ﺍﻟَّﺬِﻳْﻦَ ﺁﻣَﻨُﻮﺍ ﺍﺗَّﻘُﻮﺍ ﺍﻟﻠﻪَ ﻭَﻗُﻮْﻟُﻮْﺍ ﻗَﻮْﻻً ﺳَﺪِﻳْﺪًﺍ. ﻳُﺼْﻠِﺢْ ﻟَﻜُﻢْ ﺃَﻋْﻤَﺎﻟَﻜُﻢْ ﻭَﻳَﻐْﻔِﺮْ ﻟَﻜُﻢْ ﺫُﻧُﻮْﺑَﻜُﻢْ ﻭَﻣَﻦْ ﻳُﻄِﻊِ ﺍﻟﻠﻪَ ﻭَﺭَﺳُﻮْﻟَﻪُ ﻓَﻘَﺪْ ﻓَﺎﺯَ ﻓَﻮْﺯًﺍ ﻋَﻈِﻴْﻤًﺎ.

أَمَّا بَعْدُ؛

فَإِنَّ أَصْدَقَ الْحَدِيثِ كِتَابُ اللهِ، وَخَيْرَ الْهَدْيِ هَدْيُ مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، وَشَرَّ الأُمُورِ مُحْدَثَاتُهَا، وَكُلَّ مُحْدَثَةٍ بِدْعَةٌ، وَكُلَّ بِدْعَةٍ ضَلَالَةٌ، وَكُلَّ ضَلَالَةٍ فِي النَّارِ.

Khutbah Pertama

Kaum muslimin rahimakumullah,

Alhamdulillah, kita bersyukur kepada Allah atas segala nikmat yang diberikan kepada kita. Nikmat Allah sangat banyak dan tidak mungkin kita hitung satu per satu. Nikmat yang paling besar adalah nikmat hidayah, yaitu ketika Allah memberikan kita petunjuk untuk memeluk agama Islam. Dengan Islam itulah seseorang akan memperoleh keselamatan di dunia dan di akhirat.

Sebagai seorang muslim, kita harus ingat bahwa tujuan hidup yang sebenarnya adalah kehidupan akhirat, bukan kehidupan dunia. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

كُلُّ نَفْسٍ ذَائِقَةُ الْمَوْتِ ۗ وَإِنَّمَا تُوَفَّوْنَ أُجُورَكُمْ يَوْمَ الْقِيَامَةِ ۖ فَمَن زُحْزِحَ عَنِ النَّارِ وَأُدْخِلَ الْجَنَّةَ فَقَدْ فَازَ ۗ وَمَا الْحَيَاةُ الدُّنْيَا إِلَّا مَتَاعُ الْغُرُورِ

Tiap-tiap yang bernyawa akan merasakan mati. Dan sesungguhnya pada hari kiamat sajalah disempurnakan pahalamu. Barang siapa dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam surga, maka sungguh ia telah beruntung. Kehidupan dunia itu tidak lain hanyalah kesenangan yang memperdayakan.” (QS. Ali Imran: 185)

Dalam ayat ini Allah menjelaskan beberapa pelajaran penting.

Pertama: Semua jiwa pasti akan mati

Siapa pun orangnya pasti akan mati. Tidak ada seorang pun yang hidup kekal di dunia ini. Bahkan para nabi dan rasul pun meninggal dunia. Allah berfirman:

إِنَّكَ مَيِّتٌ وَإِنَّهُمْ مَيِّتُونَ

Sesungguhnya engkau akan mati dan mereka pun akan mati.”(QS. Az-Zumar: 30)

Semua nabi telah wafat. Adapun Nabi Isa ‘alaihissalam belum wafat karena diangkat oleh Allah dan kelak akan turun kembali menjelang kiamat.

Kedua: Dunia bukan tempat ganjaran sempurna

Allah berfirman:

وَإِنَّمَا تُوَفَّوْنَ أُجُورَكُمْ يَوْمَ الْقِيَامَةِ

Ganjaran yang sempurna baru akan diberikan pada hari kiamat. Di dunia seseorang mungkin mendapatkan balasan kebaikan atau keburukan, tetapi balasan yang sempurna baru diberikan di akhirat.

Ketiga: Orang yang benar-benar sukses

Allah berfirman:

فَمَن زُحْزِحَ عَنِ النَّارِ وَأُدْخِلَ الْجَنَّةَ فَقَدْ فَازَ

Orang yang benar-benar sukses menurut Al-Qur’an adalah orang yang dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam surga.

Ukuran sukses menurut dunia bukanlah ukuran yang hakiki. Jabatan, kekayaan, rumah yang besar, kendaraan yang banyak, semuanya tidak menjamin kesuksesan. Semua itu bisa hilang sewaktu-waktu.

Kesuksesan yang abadi adalah ketika seseorang selamat dari neraka dan masuk ke dalam surga Allah.

Wallahu a’lam bish-shawab.

أَقُولُ قَوْلِي هٰذَا وَأَسْتَغْفِرُ ٱللّٰهَ لِي وَلَكُمْ، فَاسْتَغْفِرُوهُ إِنَّهُ هُوَ ٱلْغَفُورُ ٱلرَّحِيمُ


Khutbah Kedua

Kaum muslimin rahimakumullah,

Pelajaran berikutnya dari ayat tadi adalah bahwa kehidupan dunia hanyalah kesenangan yang menipu.

وَمَا الْحَيَاةُ الدُّنْيَا إِلَّا مَتَاعُ الْغُرُورِ

Allah mengingatkan kita agar tidak tertipu oleh kehidupan dunia. Jangan sampai kita terlalu sibuk mengejar dunia hingga melalaikan ibadah kepada Allah.

Rasulullah Saw bersabda:

لَوْ كَانَت الدُّنْيَا تَعْدِلُ عِنْدَ اللَّهِ جَنَاحَ بَعُوضَةٍ مَا سَقَى كَافِرًا مِنْهَا شَرْبَةَ مَاءٍ

Seandainya dunia di sisi Allah bernilai seperti sayap nyamuk, niscaya Allah tidak akan memberi minum kepada orang kafir walau seteguk air.” (HR. Tirmidzi)

Karena itu, hendaknya kita menjadikan dunia sebagai sarana untuk meraih akhirat.

Generasi terbaik dalam Islam adalah para sahabat Nabi. Mereka adalah orang-orang yang menjadikan akhirat sebagai tujuan hidup.

Rasulullah Saw bersabda:

خَيْرُ النَّاسِ قَرْنِي ثُمَّ الَّذِينَ يَلُونَهُمْ ثُمَّ الَّذِينَ يَلُونَهُمْ

Sebaik-baik manusia adalah generasiku, kemudian generasi setelahnya, kemudian generasi setelahnya.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Mereka adalah teladan dalam akidah, ibadah, akhlak, dan perjuangan di jalan Allah.

Oleh karena itu, kita diperintahkan untuk mengikuti jalan mereka dan berpegang teguh pada sunnah Rasulullah Saw

Semoga Allah menjadikan kita termasuk hamba-hamba-Nya yang selalu berusaha meraih surga-Nya dan dijauhkan dari api neraka.

Doa

ٱللّٰهُمَّ ٱغْفِرْ لِلْمُسْلِمِينَ وَٱلْمُسْلِمَاتِ، وَٱلْمُؤْمِنِينَ وَٱلْمُؤْمِنَاتِ، ٱلْأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَٱلْأَمْوَاتِ.

ٱللّٰهُمَّ أَعِزَّ ٱلْإِسْلَامَ وَٱلْمُسْلِمِينَ، وَأَذِلَّ ٱلشِّرْكَ وَٱلْمُشْرِكِينَ، وَدَمِّرْ أَعْدَاءَ ٱلدِّينِ.

ٱللّٰهُمَّ أَصْلِحْ أَئِمَّتَنَا وَوُلَاةَ أُمُورِنَا، وَٱجْعَلْ هٰذَا ٱلْبَلَدَ آمِنًا مُطْمَئِنًّا، وَسَائِرَ بِلَادِ ٱلْمُسْلِمِينَ.

رَبَّنَا لَا تُؤَاخِذْنَا إِنْ نَسِينَا أَوْ أَخْطَأْنَا، رَبَّنَا وَلَا تَحْمِلْ عَلَيْنَا إِصْرًا كَمَا حَمَلْتَهُ عَلَhى ٱلَّذِينَ مِنْ قَبْلِنَا، رَبَّنَا وَلَا تُحَمِّلْنَا مَا لَا طَاقَةَ لَنَا بِهِ، وَٱعْفُ عَنَّا وَٱغْفِرْ لَنَا وَٱرْحَمْنَا، أَنْتَ مَوْلَانَا فَٱنْصُرْنَا عَلَى ٱلْقَوْمِ ٱلْكَافِرِينَ.

ٱللّٰهُمَّ إِنَّا نَسْأَلُكَ ٱلْهُدَىٰ وَٱلتُّقَىٰ وَٱلْعَفَافَ وَٱلْغِنَى.

رَبَّنَا آتِنَا فِي ٱلدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي ٱلْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ ٱلنَّارِ.

وَٱلْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ ٱلْعَالَمِينَ.

عِبَادَ ٱللَّهِ، إِنَّ ٱللَّهَ يَأْمُرُ بِٱلْعَدْلِ وَٱلْإِحْسَانِ وَإِيتَاءِ ذِي ٱلْقُرْبَىٰ، وَيَنْهَىٰ عَنِ ٱلْفَحْشَاءِ وَٱلْمُنْكَرِ وَٱلْبَغْيِ، يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُونَ.

فَٱذْكُرُوا ٱللَّهَ ٱلْعَظِيمَ يَذْكُرْكُمْ، وَٱشْكُرُوهُ عَلَىٰ نِعَمِهِ يَزِدْكُمْ، وَلَذِكْرُ ٱللَّهِ أَكْبَرُ، وَٱللَّهُ يَعْلَمُ مَا تَصْنَعُونَ

.

Wassalmualaikum warahmatullahi wabarakatuh.