(www.unplash.com)
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ، وَنَعُوْذُ بِاللّٰهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللّٰهُ فَلَا مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلَا هَادِيَ لَهُ.
وَأَشْهَدُ أَنْ لَا إِلٰهَ إِلَّا اللّٰهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ.
اَللّٰهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ، وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ.
أُوْصِيْكُمْ وَإِيَّايَ بِتَقْوَى اللّٰهِ، فَقَدْ فَازَ الْمُتَّقُوْنَ.

Jamaah yang dirahmati Allah,

Alhamdulillah, pada akhir Ramadan ini kita masih diberi kesempatan oleh Allah untuk melanjutkan ibadah di bulan yang penuh berkah ini. Hari-hari terakhir Ramadan adalah saat yang sangat berharga. Karena itu, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak amal saleh, salah satunya adalah bersedekah.

Sedekah merupakan salah satu amal yang sangat dicintai oleh Allah. Selain membantu orang lain, sedekah juga membersihkan hati dari sifat kikir dan menumbuhkan rasa kepedulian terhadap sesama.

Allah Swt. berfirman dalam Al-Qur’an:

مَثَلُ الَّذِينَ يُنفِقُونَ أَمْوَالَهُمْ فِي سَبِيلِ اللَّهِ كَمَثَلِ حَبَّةٍ أَنبَتَتْ سَبْعَ سَنَابِلَ فِي كُلِّ سُنبُلَةٍ مِائَةُ حَبَّةٍ ۗ وَاللَّهُ يُضَاعِفُ لِمَن يَشَاءُ

 “Perumpamaan orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah seperti sebutir benih yang menumbuhkan tujuh tangkai; pada tiap-tiap tangkai terdapat seratus biji. Allah melipatgandakan pahala bagi siapa yang Dia kehendaki.” (QS. Al-Baqarah: 261)

Ayat ini menggambarkan betapa besar balasan yang Allah berikan kepada orang yang gemar bersedekah. Sedekah yang tampak kecil di mata manusia bisa menjadi sangat besar nilainya di sisi Allah.

Jamaah sekalian,

Rasulullah Saw adalah teladan terbaik dalam bersedekah. Beliau dikenal sebagai orang yang sangat dermawan, terlebih lagi ketika memasuki bulan Ramadan.

Dalam sebuah hadis disebutkan:

كَانَ رَسُولُ اللَّهِ ﷺ أَجْوَدَ النَّاسِ، وَكَانَ أَجْوَدَ مَا يَكُونُ فِي رَمَضَانَ

 “Rasulullah adalah orang yang paling dermawan, dan beliau lebih dermawan lagi ketika bulan Ramadan.” (HR. al-Bukhari dan Muslim)

Hadis ini menunjukkan bahwa Ramadan adalah waktu yang sangat dianjurkan untuk memperbanyak sedekah.

Hadirin yang dimuliakan Allah,

Mengapa sedekah sangat dianjurkan terutama di akhir Ramadan?

Pertama, karena sedekah dapat menyempurnakan ibadah kita. Bisa jadi selama Ramadan ada ibadah kita yang kurang sempurna. Sedekah menjadi salah satu cara untuk menutup kekurangan tersebut.

Kedua, sedekah membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan, terutama menjelang hari raya Idulfitri. Tidak semua orang memiliki kemampuan ekonomi yang sama. Dengan sedekah, kita dapat membantu mereka merasakan kebahagiaan di hari raya.

Ketiga, sedekah adalah bentuk rasa syukur kita kepada Allah atas nikmat yang telah diberikan. Harta yang kita miliki bukan semata-mata hasil usaha kita, tetapi juga merupakan karunia dari Allah.

Jamaah yang berbahagia,

Sedekah tidak selalu harus berupa uang dalam jumlah besar. Sedekah bisa dilakukan dalam berbagai bentuk. Memberikan makanan kepada orang yang berpuasa, membantu tetangga yang membutuhkan, atau bahkan sekadar memberikan senyuman yang tulus juga termasuk sedekah.

Rasulullah Saw bersabda:

كُلُّ مَعْرُوفٍ صَدَقَةٌ

 “Setiap kebaikan adalah sedekah.” (HR. al-Bukhari)

Hadis ini mengajarkan bahwa peluang untuk bersedekah sebenarnya sangat luas.

Hadirin sekalian,

Di hari-hari terakhir Ramadan ini, marilah kita memperbanyak sedekah sesuai dengan kemampuan kita. Jangan menunda-nunda kebaikan, karena kita tidak pernah tahu apakah kita masih diberi kesempatan untuk bertemu dengan Ramadan di tahun yang akan datang.

Semoga Allah Swt. menerima amal sedekah kita, melipatgandakan pahalanya, dan menjadikan kita hamba-hamba-Nya yang memiliki hati yang dermawan.

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh