![]() |
| Panitia MTs Muhammadiyah 2 Kedungadem melaksanakan pentasyarufan zakat fitrah kepada masyarakat (Istimewa/kedungademmu.id) |
Kedungademmu.id — MTs Muhammadiyah 2 Kedungadem Bojonegoro melaksanakan kegiatan pentasyarufan zakat fitrah pada Jumat, (13/3/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya menumbuhkan kepedulian sosial serta mengajarkan nilai-nilai berbagi kepada para siswa di bulan suci Ramadan.
Kegiatan tersebut melibatkan guru, karyawan, serta siswa MTs Muhammadiyah 2 Kedungadem yang bersama-sama menyalurkan zakat fitrah kepada masyarakat yang berhak menerima. Penyaluran zakat dilakukan di beberapa masjid dan wilayah sekitar Kedungadem.
Pentasyarufan zakat fitrah berasal dari guru, karyawan, serta siswa-siswi, pihak madrasah membentuk panitia khusus yang bertugas mengelola, mendistribusikan, sekaligus menyampaikan pesan dakwah kepada masyarakat. Para guru turut memberikan kultum di sejumlah masjid, di antaranya Masjid Baitur Rohman Ngrapah Mlideg, Masjid Al-Islah Mojorejo, Masjid Baitur Rohman Geger, dan Masjid Mujahidin Megale.
Ahmad Syaeful Anam Kepala madrasah menyampaikan bahwa kegiatan pentasyarufan zakat fitrah ini tidak hanya bertujuan menyalurkan zakat, tetapi juga sebagai sarana pembelajaran bagi siswa agar memahami makna kepedulian dan kebersamaan dalam Islam.
“Melalui kegiatan ini, siswa tidak hanya belajar tentang kewajiban zakat secara teori, tetapi juga langsung terlibat dalam praktik berbagi kepada masyarakat,” ujarnya.
Proses distribusi zakat dilakukan secara tertib oleh panitia yang telah dibagi ke beberapa tim. Setiap tim terdiri dari guru dan siswa yang bertugas menyalurkan zakat serta menyampaikan kultum Ramadan di masjid-masjid tujuan.
Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari masyarakat. Selain membantu memenuhi kebutuhan kaum duafa menjelang Idulfitri, kegiatan tersebut juga mempererat hubungan antara madrasah dan masyarakat sekitar.
Melalui pentasyarufan zakat fitrah ini, MTs Muhammadiyah 2 Kedungadem berharap nilai kepedulian sosial, kebersamaan, serta semangat berbagi dapat terus tumbuh di kalangan siswa sebagai generasi yang berakhlak mulia.

