![]() |
| Suasana Kajian Ramadan yang diselenggarakan oleh Rumah Sakit ‘Aisyiyah Bojonegoro di Ruang KH. Ahmad Dahlan Gedung Tanin (Istimewa/kedungademmu.id) |
Kajian Ramadan ini melibatkan jajaran Pimpinan Daerah Muhammadiyah Bojonegoro, Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah Bojonegoro, Majelis Pembina Kesehatan Umum, pengurus Panti Asuhan Muhammadiyah Bojonegoro, warga sekitar, serta seluruh karyawan rumah sakit. Kegiatan tersebut menjadi ajang silaturahmi sekaligus penguatan nilai-nilai keislaman di bulan suci Ramadan.
Dalam sambutannya, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Bojonegoro, Suwito, menyampaikan tausiah tentang pentingnya semangat berbagi dan berinfak. Ia menjelaskan bahwa orang yang beruntung adalah mereka yang gemar menafkahkan hartanya di jalan Allah, baik dalam keadaan lapang maupun sempit.
Menurutnya, berinfak tidak selalu harus berupa harta benda. Seseorang juga dapat berinfak melalui tenaga, pikiran, maupun berbagai bentuk kebaikan lain yang bermanfaat bagi sesama. Ia menekankan bahwa kunci utama dalam setiap amal adalah keikhlasan semata-mata karena Allah Ta’ala.
Sementara itu, Direktur Rumah Sakit ‘Aisyiyah Bojonegoro, dokter Tomy Prasiska,
menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah hadir serta mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia juga memohon doa dan dukungan dari berbagai pihak dalam rangka persiapan akreditasi rumah sakit.
Pada kesempatan yang sama, manajemen rumah sakit juga meluncurkan yel-yel akreditasi sebagai simbol semangat bersama seluruh jajaran dalam menyongsong proses akreditasi yang akan datang.
Selain kajian keagamaan, kegiatan ini juga diisi dengan penyerahan santunan kepada anak-anak dari Panti Asuhan Muhammadiyah Putra Bojonegoro. Santunan tersebut diserahkan langsung oleh direktur rumah sakit dan berasal dari penghimpunan zakat, infak, dan sedekah para karyawan melalui Lazismu KLL RSA Bojonegoro.
Melalui kegiatan ini diharapkan terjalin ukhuwah yang semakin erat, tumbuhnya semangat berbagi di bulan Ramadan, serta semakin kuatnya nilai-nilai keislaman di lingkungan Amal Usaha Muhammadiyah, khususnya di RSA Bojonegoro.

