(www.unplash.com)

Kedungademmu.idAllah Swt. menciptakan berbagai buah sebagai sumber rezeki sekaligus sarana menjaga kesehatan. Salah satu buah yang secara khusus disebut dalam Al-Qur’an adalah delima. Buah ini tidak hanya lezat, tetapi juga memiliki manfaat besar bagi tubuh.

Dalam Islam, makanan yang disebut dalam Al-Qur’an mengandung nilai keberkahan sekaligus petunjuk untuk dimanfaatkan dalam kehidupan, termasuk dalam menjaga kesehatan.

Dalil Al-Qur’an tentang Delima

Allah Swt. berfirman:

فِيهِمَا فَاكِهَةٌ وَنَخْلٌ وَرُمَّانٌ

 “Di dalam keduanya (surga) terdapat buah-buahan, kurma, dan delima.” (QS. Ar-Rahman: 68)

Allah juga berfirman:

وَهُوَ الَّذِي أَنشَأَ جَنَّاتٍ مَّعْرُوشَاتٍ وَغَيْرَ مَعْرُوشَاتٍ وَالنَّخْلَ وَالزَّرْعَ مُخْتَلِفًا أُكُلُهُ وَالزَّيْتُونَ وَالرُّمَّانَ مُتَشَابِهًا وَغَيْرَ مُتَشَابِهٍ كُلُوا مِن ثَمَرِهِ إِذَا أَثْمَرَ

 “Dialah yang menumbuhkan kebun-kebun... zaitun dan delima yang serupa dan tidak serupa. Makanlah buahnya ketika ia berbuah...” (QS. Al-An’am: 141)

Ayat ini menunjukkan bahwa delima adalah buah yang dianjurkan untuk dikonsumsi sebagai bagian dari nikmat Allah.

Konsep Pengobatan dalam Al-Qur’an

Al-Qur’an menegaskan bahwa segala yang baik (ṭayyib) dapat menjadi sarana kesehatan:

يَا أَيُّهَا النَّاسُ كُلُوا مِمَّا فِي الْأَرْضِ حَلَالًا طَيِّبًا

 “Wahai manusia! Makanlah dari apa yang ada di bumi yang halal lagi baik...” (QS. Al-Baqarah: 168)

Dalam ayat lain:

وَنُنَزِّلُ مِنَ الْقُرْآنِ مَا هُوَ شِفَاءٌ وَرَحْمَةٌ لِّلْمُؤْمِنِينَ

 “Dan Kami turunkan dari Al-Qur’an sesuatu yang menjadi penawar dan rahmat bagi orang-orang yang beriman.”(QS. Al-Isra’: 82)

Ayat ini menjadi dasar bahwa pengobatan dalam Islam mencakup dua hal:
pengobatan fisik (melalui makanan sehat) dan pengobatan spiritual (melalui Al-Qur’an).

Cara Pengobatan Menggunakan Delima (Perspektif Islami)

Berdasarkan prinsip Al-Qur’an, delima dapat digunakan sebagai bagian dari ikhtiar pengobatan alami dengan cara:

Pertama dikonsumsi Secara Rutin sebagai Pencegahan

Delima termasuk makanan ṭayyib yang kaya nutrisi. Mengonsumsinya secara rutin membantu menjaga kesehatan jantung, meningkatkan imun, dan mencegah penyakit.

Kedua dijadikan Jus Alami untuk Pemulihan

Saat tubuh lemah, delima dapat diolah menjadi jus segar tanpa gula berlebih. Ini membantu proses pemulihan karena kandungan antioksidannya yang tinggi.

Tiga dikombinasikan dengan Pola Hidup Sehat

Al-Qur’an mengajarkan keseimbangan:

وَكُلُوا وَاشْرَبُوا وَلَا تُسْرِفُوا

 “Makan dan minumlah, tetapi jangan berlebihan.” (QS. Al-A’raf: 31)

Artinya, pengobatan tidak hanya dari satu makanan, tetapi juga pola hidup yang seimbang.

Keempat disertai Doa dan Zikir

Pengobatan dalam Islam tidak hanya bersifat fisik. Mengonsumsi delima hendaknya disertai doa dan keyakinan kepada Allah sebagai penyembuh.

Manfaat Delima untuk Kesehatan

  • Menjaga kesehatan jantung
  • Meningkatkan daya tahan tubuh
  • Mengurangi peradangan
  • Menjaga kesehatan kulit
  • Membantu mengontrol tekanan darah

Jadi Delima adalah salah satu buah yang disebut dalam Al-Qur’an dan memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Islam mengajarkan bahwa pengobatan terbaik adalah yang menggabungkan antara ikhtiar lahir dan batin.

Mengonsumsi delima secara rutin, disertai pola hidup sehat dan kedekatan kepada Allah, merupakan langkah sederhana menuju hidup yang lebih sehat dan berkah.