Suasana kegiatan halalbihalal PRM Bumiayu yang dihadiri warga Muhammadiyah di Masjid Al-Islah, Kedungkandang, Kota Malang (Dewi Sartika/kedungademmu.id)

Kedungademmu.idPengurus Ranting Muhammadiyah (PRM) Bumiayu menggelar kegiatan halalbihalal Idulfitri 1447 Hijriah pada Ahad (12/4/2026) di Masjid Al-Islah, Bumiayu, Kedungkandang, Kota Malang. Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB ini dihadiri  100 warga Muhammadiyah dan masyarakat setempat.

Ketua PRM Bumiayu, Firman Mulyadi, dalam sambutannya menyampaikan sejumlah capaian dan program yang telah dijalankan. Ia menyebutkan bahwa PRM Bumiayu saat ini memiliki dua Amal Usaha Muhammadiyah (AUM), yaitu Masjid Al-Islah dan Masjid Nurul Hikmah.

Selain itu, PRM Bumiayu juga mengelola kegiatan Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) Al-Islah serta program pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui penyediaan fasilitas usaha berupa foodcourt gratis bagi warga.

Kemandirian ekonomi menjadi hal penting untuk mendukung keberlangsungan program, terutama kegiatan pendidikan seperti TPQ,” ujarnya.

Usai sambutan, acara dilanjutkan dengan tausiyah yang disampaikan oleh M. Syarif Hidayatullah. Dalam ceramahnya, ia menegaskan bahwa halalbihalal merupakan tradisi khas Indonesia yang memiliki nilai penting dalam mempererat ukhuwah dan saling memaafkan.

Ketika menghadiri halalbihalal, yang utama bukan sekadar jamuan, tetapi kesediaan untuk saling memaafkan,” ungkapnya.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga konsistensi ibadah setelah Ramadan. Menurutnya, orang yang beruntung adalah mereka yang tetap beribadah secara berkelanjutan, tidak hanya semangat pada bulan Ramadan, tetapi juga di bulan-bulan berikutnya.

Mereka yang terus beribadah kepada Allah di luar Ramadan adalah orang-orang yang istikamah. Inilah pribadi yang sukses,” jelasnya.

Menjelang akhir ceramah, ia mengingatkan agar nilai-nilai Ramadan tetap dijaga, seperti konsisten berinfak, menahan amarah, lapang dada dalam memaafkan, serta senantiasa berbuat baik kepada sesama.

Melalui kegiatan ini, PRM Bumiayu berharap semangat kebersamaan dan nilai-nilai Ramadan dapat terus terjaga, sekaligus mendorong lahirnya pribadi-pribadi yang tangguh, istikamah, dan berkemajuan dalam kehidupan bermasyarakat.