Siswa kelas IX MTs Muhammadiyah 2 Kedungadem saat mengikuti ujian praktik pembuatan telur asin sebagai bagian dari pembelajaran IPA berbasis sains dan keterampilan hidup (Istimewa/kedungademmu.id)

Kedungademmu.id
 Ujian praktik Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) di MTs Muhammadiyah 2 Kedungadem berlangsung menarik dan aplikatif. Siswa kelas IX melaksanakan praktik pembuatan telur asin sebagai bentuk pembelajaran yang mengintegrasikan sains, keterampilan, dan nilai-nilai keislaman. (13/4/2026)

Melalui kegiatan ini, siswa tidak hanya diuji secara akademik, tetapi juga diajak memahami konsep sains pangan, khususnya proses difusi dan osmosis yang terjadi dalam pengawetan telur. Praktik ini memberikan pengalaman langsung sehingga materi yang dipelajari menjadi lebih mudah dipahami.

Guru IPA, Imroatun Hasanah, menjelaskan bahwa kegiatan ini memiliki banyak manfaat bagi siswa, tidak hanya dari sisi pengetahuan, tetapi juga keterampilan hidup.

Praktik pembuatan telur asin melatih siswa memahami sains secara nyata, sekaligus mengasah keterampilan wirausaha, seperti produksi dan pengemasan. Selain itu, siswa juga belajar ketelitian dan manajemen waktu,” ujarnya.

Kegiatan ini juga diintegrasikan dengan nilai-nilai Al-Qur’an sebagai penguatan karakter religius siswa. Salah satunya merujuk pada firman Allah Swt. dalam Surah Al-Baqarah ayat 168:

يَا أَيُّهَا النَّاسُ كُلُوا مِمَّا فِي الْأَرْضِ حَلَالًا طَيِّبًا
Artinya: “Wahai manusia, makanlah dari (makanan) yang halal lagi baik yang terdapat di bumi.”

Nilai tersebut menjadi landasan bahwa setiap proses pengolahan makanan harus memperhatikan aspek kebersihan, kehalalan, dan kebaikan.

Dengan adanya ujian praktik ini, diharapkan siswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga memiliki bekal keterampilan hidup (life skill) yang bermanfaat di masa depan. Kegiatan ini sekaligus menjadi langkah dalam mencetak generasi yang cerdas, mandiri, dan berkarakter.