![]() |
| Siswa kelas IX MTs Muhammadiyah 2 Kedungadem saat mengikuti ujian praktik TIK di laboratorium komputer dengan mengerjakan tugas Microsoft Word dan Excel (Istimewa/kedungademmu.id) |
Dalam ujian tersebut, setiap siswa diminta membuat surat izin menggunakan Microsoft Word sebagai bentuk penguasaan keterampilan administrasi. Selain itu, siswa juga mengerjakan pengolahan data penjumlahan melalui Microsoft Excel guna melatih ketelitian dan kemampuan logika dalam mengelola angka.
Pelaksanaan ujian dilakukan di ruang laboratorium komputer secara bergantian per kelas, sehingga proses berjalan tertib dan kondusif. Guru TIK, Ahmad Rofiul Fauzi, menyampaikan bahwa ujian ini tidak sekadar penilaian, tetapi juga pembelajaran aplikatif yang penting bagi masa depan siswa.
“Keterampilan mengolah dokumen dan data merupakan bekal penting di dunia pendidikan maupun kerja. Siswa diharapkan mampu menguasai teknologi secara produktif dan bertanggung jawab,” ujarnya.
Kegiatan ini juga selaras dengan nilai-nilai Al-Qur’an yang mendorong umat Islam untuk belajar dan mengembangkan ilmu pengetahuan, sebagaimana firman Allah SWT:
اقْرَأْ بِاسْمِ رَبِّكَ الَّذِي خَلَقَ خَلَقَ الْإِنْسَانَ مِنْ عَلَقٍ اقْرَأْ وَرَبُّكَ الْأَكْرَمُ الَّذِي عَلَّمَ بِالْقَلَمِ عَلَّمَ الْإِنْسَانَ مَا لَمْ يَعْلَمْ
Artinya:
“Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu yang menciptakan. Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah. Bacalah, dan Tuhanmulah Yang Maha Mulia. Yang mengajar (manusia) dengan pena. Dia mengajarkan manusia apa yang tidak diketahuinya.” (QS. Al-‘Alaq: 1–5)
Ayat tersebut menegaskan pentingnya membaca, menulis, dan belajar sebagai fondasi utama dalam menuntut ilmu. Ujian praktik TIK ini menjadi salah satu bentuk implementasi nilai tersebut dalam konteks pendidikan modern.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan siswa kelas XII tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga keterampilan teknologi yang siap digunakan dalam kehidupan nyata serta dunia kerja di masa mendatang.

