Mahasiswa Program Studi PIAUD STITMUBO menyerahkan Alat Permainan Edukatif (APE) hasil karya mata kuliah Aspek Perkembangan Fisik Motorik kepada TK Abadi Desa Sengon, Kecamatan Ngambon, Bojonegoro (Istimewa/kedungademmu.id)
Kedungademmu.idMahasiswa Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) melaksanakan kegiatan sosial dengan menyumbangkan Alat Permainan Edukatif (APE) hasil karya perkuliahan kepada TK Abadi Desa Sengon, Kecamatan Ngambon, Kabupaten Bojonegoro, Jumat (16/5/2026).

Kegiatan tersebut merupakan implementasi mata kuliah Aspek Perkembangan Fisik Motorik Anak Usia Dini yang diampu oleh dosen Novi Dyah Ayu Putri, M.Pd. Melalui program ini, mahasiswa tidak hanya belajar teori di dalam kelas, tetapi juga menerapkan ilmu secara langsung kepada masyarakat.

APE yang disumbangkan dibuat secara kreatif oleh mahasiswa dengan menyesuaikan kebutuhan perkembangan anak usia dini, khususnya dalam melatih kemampuan motorik kasar dan motorik halus. Berbagai media permainan edukatif seperti permainan koordinasi mata dan tangan, media sensorik, hingga alat permainan gerak turut menjadi bagian dari bantuan yang diberikan kepada lembaga pendidikan tersebut.

Dosen pengampu mata kuliah, Novi Dyah Ayu Putri, M.Pd., menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan membentuk mahasiswa agar mampu mengaplikasikan teori pembelajaran ke dalam praktik nyata yang bermanfaat bagi masyarakat.

“Melalui kegiatan ini, mahasiswa belajar tidak hanya membuat media pembelajaran, tetapi juga memahami pentingnya kontribusi nyata terhadap lembaga pendidikan yang membutuhkan,” ujarnya.

Pihak TK Abadi Desa Sengon menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas kepedulian mahasiswa STIT Muhammadiyah Bojonegoro. Menurut mereka, bantuan APE tersebut sangat membantu proses pembelajaran karena dapat digunakan sebagai media belajar sambil bermain yang menyenangkan bagi anak-anak.

Selain itu, media permainan edukatif tersebut dinilai mampu menstimulasi perkembangan fisik motorik anak secara lebih optimal.

Salah satu mahasiswa mengungkapkan bahwa proses pembuatan APE dilakukan dengan mempertimbangkan aspek keamanan, kreativitas, serta nilai edukatif agar sesuai dengan tahap perkembangan anak usia dini.

“Kami berharap media permainan ini dapat dimanfaatkan dengan baik dan membantu meningkatkan perkembangan fisik motorik serta semangat belajar anak-anak di TK Abadi Desa Sengon,” katanya.

Kegiatan sosial ini menjadi salah satu bentuk kepedulian mahasiswa terhadap dunia pendidikan anak usia dini sekaligus mendorong terciptanya pembelajaran yang kreatif, interaktif, dan menyenangkan.

Melalui pemanfaatan hasil karya perkuliahan menjadi media yang berguna bagi masyarakat, mahasiswa diharapkan semakin aktif berkontribusi dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan anak usia dini di berbagai lembaga yang membutuhkan.