![]() |
| Kontingen Tapak Suci Pimda 022 Bojonegoro berfoto bersama usai mengikuti ajang nasional The 1st Muhammadiyah Games 2026 di Solo (Istimewa/kedungademmu.id) |
Ajang bergengsi yang diselenggarakan oleh lembaga Budaya dan olahraga pimpinan pusat Muhammadiyah, yang mempertandingkan lima cabang olahraga, yakni pencak silat, panahan, atletik, dan bulu tangkis. Dalam kompetisi itu, Pimda 022 Bojonegoro mengirimkan kontingen pencak silat Tapak Suci untuk bersaing dengan peserta dari berbagai daerah di Indonesia.
Sejak 13 Mei 2026, tim Tapak Suci Bojonegoro telah diberangkatkan secara resmi oleh PDM Bojonegoro dan Pimda 022. Keberangkatan atlet didampingi langsung oleh Didik Purnomo Wakil Ketua PDM Bojonegoro sekaligus Ketua III Tapak Suci Pimda 022.
Selain itu, tiga pelatih turut mendampingi para atlet selama pertandingan, yakni Bagus Yhobantoro, Hanan, dan Aji.
Selama lima hari pelaksanaan kompetisi, para atlet Tapak Suci Bojonegoro bertanding di berbagai kategori, baik nomor fight maupun seni. Hasilnya, kontingen Bojonegoro sukses membawa pulang total tujuh medali dengan rincian dua medali emas, dua medali perak, dan tiga medali perunggu.
Dua medali emas berhasil diraih oleh pasangan Maulida Ilma Ma’tufi dan Windi Novitanara pada kategori ganda putri.
Sementara itu, dua medali perak diraih oleh Farizka Nur Almira Fahma dan Abdullah Alfarizi Saputra.
Adapun tiga medali perunggu disumbangkan oleh Aura Azzahira Nur Affany, Ahmad Ashfa Risqia, dan Fadhli Solihul Huda.
Prestasi tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi Tapak Suci Bojonegoro sekaligus membuktikan semangat juang kader Muhammadiyah dalam bidang olahraga dan seni bela diri.
Wakil Ketua PDM Bojonegoro, Didik Purnomo, menyampaikan apresiasi atas perjuangan para atlet yang telah membawa nama baik Bojonegoro di tingkat nasional.
“Prestasi ini merupakan hasil kerja keras atlet, pelatih, dan dukungan semua pihak. Semoga menjadi motivasi bagi kader Tapak Suci lainnya untuk terus berprestasi dan membawa nama Muhammadiyah semakin dikenal melalui olahraga,” ujarnya.
Keikutsertaan Tapak Suci Bojonegoro dalam The 1st Muhammadiyah Games 2026 juga menjadi bagian dari upaya membangun karakter generasi muda Muhammadiyah yang tangguh, disiplin, dan berprestasi.
Melalui ajang tersebut, Muhammadiyah tidak hanya mendorong penguatan pendidikan dan dakwah, tetapi juga pengembangan potensi kader dalam bidang olahraga, seni, dan budaya.

