![]() |
PCNA Kedungkandang berfoto bersama usai mengikuti kegiatan penguatan organisasi dan branding literasi di Gedung Malang Creative Center (MCC), Kota Malang, (Istimewa/kedungademmu.id) |
Mengusung tema “Menguatkan Identitas, Memperluas Dampak Literasi”, kegiatan dimulai pukul 09.30 WIB dan diikuti para pengurus harian PCNA Kedungkandang.
Ketua PCNA Kedungkandang, Bannatul Musfiroh, dalam sambutannya berharap kegiatan upgrading mampu menjadi motivasi bagi para pengurus untuk menyelesaikan program-program kerja yang belum terlaksana. Selain itu, ia menekankan pentingnya membangun branding organisasi melalui gerakan literasi.
Sementara itu, Sekretaris Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Kedungkandang, Mahmud Effendi, yang hadir mewakili PCM, mengajak kader NA untuk terus bergerak bersama dalam kegiatan dakwah Muhammadiyah. Ia juga membagikan pengalaman perjuangannya dalam mencari dukungan dana kegiatan organisasi sebagai proses pembentukan mental kader yang tangguh dan tidak mudah menyerah.
Kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi bertema “Membangun Wajah Organisasi Melalui Literasi” oleh Nuri Rismawati, pegiat literasi, praktisi komunikasi, sekaligus penulis. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan pentingnya literasi sebagai fondasi utama dalam membangun citra organisasi.
Menurutnya, branding bukan sekadar tampilan visual, tetapi juga upaya membangun kepercayaan publik terhadap organisasi. Ia mengingatkan agar organisasi dakwah tetap mengedepankan etika komunikasi dan tidak menggunakan judul yang bersifat menyesatkan atau clickbait.
Selain itu, Nuri juga menekankan pentingnya budaya literasi untuk menangkal hoaks dan membangun dakwah melalui tulisan yang mampu menggerakkan masyarakat. Ia mendorong peserta untuk membiasakan diri melakukan hal-hal baik secara konsisten agar menjadi karakter kader yang kuat.
Ia turut menjelaskan unsur-unsur branding organisasi yang meliputi identitas visual seperti logo dan estetika hijau Nasyiatul Aisyiyah, penggunaan bahasa yang santun dan akrab, serta nilai manfaat nyata bagi masyarakat.
Usai salat Dhuhur, kegiatan dilanjutkan dengan materi keorganisasian yang disampaikan Ketua Pimpinan Daerah Nasyiatul Aisyiyah (PDNA) Kota Malang, Annisa Rosyidah. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan sejarah singkat NA serta empat pilar penguatan organisasi, yakni keimanan, kepemimpinan, kaderisasi, dan gerakan sosial.
Annisa juga menyoroti pentingnya komunikasi dan kebersamaan dalam menjaga kekuatan organisasi. Menurutnya, hal sederhana seperti makan bersama dan berdialog dapat mempererat hubungan antarkader.
Ia juga mendorong NA Kedungkandang untuk mengembangkan gerakan sosial berbasis literasi, salah satunya melalui pembukaan lapak buku sebagai sarana dakwah dan pemberdayaan masyarakat.
Melalui kegiatan upgrading ini, diharapkan para kader Nasyiatul Aisyiyah semakin siap menjadi agen perubahan yang aktif, kreatif, dan mampu melanjutkan perjuangan dakwah Muhammadiyah di tengah masyarakat.

