Program yang digagas Bidang Lingkungan Hidup IPM Kids tersebut melibatkan seluruh anggota dalam kegiatan memilah sampah yang masih memiliki nilai guna. Melalui jadwal piket harian, para siswa secara rutin mengumpulkan sampah plastik, seperti gelas plastik, botol minuman, dan berbagai jenis sampah daur ulang lainnya yang berada di lingkungan sekolah.
Setelah terkumpul dan dipilah sesuai jenisnya, sampah tersebut kemudian disetorkan kepada pengepul untuk didaur ulang. Kegiatan penyetoran sampah dilaksanakan pada Rabu (24/6/2026) sebagai bentuk nyata komitmen siswa dalam menjaga kebersihan sekaligus mengurangi limbah yang berpotensi mencemari lingkungan.
Ketua Bidang Lingkungan Hidup IPM Kids MIM 14 Megale, Debby Gea Zakhiya Prilly, siswi kelas V, mengatakan bahwa program tersebut bertujuan membangun kesadaran lingkungan sekaligus mengajarkan nilai ekonomi dari pengelolaan sampah.
"Melalui program ini kami belajar bahwa sampah tidak selalu menjadi barang yang tidak berguna. Jika dipilah dan dikelola dengan baik, sampah dapat menjadi berkah yang memiliki nilai ekonomi serta membantu menjaga kebersihan lingkungan," ujarnya.
Kegiatan ini tidak hanya mengajarkan pentingnya menjaga kebersihan sekolah, tetapi juga membentuk karakter peserta didik agar lebih bertanggung jawab terhadap lingkungan sekitar. Para siswa diajak memahami bahwa kebiasaan sederhana, seperti membuang dan memilah sampah pada tempatnya, dapat memberikan dampak besar bagi kelestarian alam.
Program tersebut mendapat apresiasi dari pihak sekolah karena sejalan dengan upaya membentuk generasi yang peduli lingkungan, kreatif, dan memiliki kesadaran sosial sejak usia dini.
Melalui gerakan ini, IPM Kids MIM 14 Megale membuktikan bahwa menjaga lingkungan tidak harus menunggu dewasa. Dengan semangat gotong royong dan kepedulian yang tinggi, para siswa mampu menghadirkan aksi nyata yang bermanfaat bagi sekolah, masyarakat, dan masa depan bumi.
Gerakan pilah sampah yang dijalankan secara konsisten ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi sekolah-sekolah lain untuk menanamkan budaya cinta lingkungan sejak dini serta mendorong lahirnya generasi yang peduli terhadap keberlanjutan alam.

