Pawai dimulai dari Dusun Jintel dan berakhir di kompleks Perguruan Muhammadiyah Megale. Seluruh siswa dari jenjang PAUD, TK Aisyiyah Bustanul Athfal (ABA), hingga MI Muhammadiyah 14 Megale turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut.
Penampilan Grup Drumband Taruna Baskara Kwarda Hizbul Wathan Bojonegoro berhasil mencuri perhatian masyarakat. Irama musik yang enerjik berpadu dengan barisan peserta pawai yang tertib dan penuh semangat menciptakan suasana meriah sepanjang rute yang dilalui.
Warga yang berada di sepanjang jalan tampak antusias menyaksikan penampilan drumband dan memberikan dukungan kepada para peserta. Kehadiran pawai tersebut sekaligus menjadi hiburan bagi masyarakat sekitar.
Kepala MI Muhammadiyah 14 Megale, Ismawati, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk syukur sekaligus sarana menanamkan semangat kebersamaan dan kegembiraan kepada para siswa.
Menurutnya, pawai drumband tidak hanya menjadi bagian dari perayaan pelepasan siswa, tetapi juga sebagai bentuk apresiasi kepada Grup Drumband Taruna Baskara yang telah turut memeriahkan kegiatan.
"Kegiatan ini menjadi momentum untuk menumbuhkan semangat berlomba dalam kebaikan, mempererat kebersamaan, serta memberikan pengalaman yang berkesan bagi para siswa," ujarnya.
Selain menjadi ajang hiburan, pawai juga menjadi simbol semangat baru bagi Perguruan Muhammadiyah Megale dengan diresmikannya gedung baru yang diharapkan dapat mendukung peningkatan kualitas pendidikan dan pelayanan kepada peserta didik.
Rangkaian kegiatan berlangsung meriah sejak pukul 15.00 hingga 17.00 WIB. Kebersamaan yang terjalin antara siswa, guru, orang tua, dan masyarakat menjadikan acara tersebut penuh makna serta meninggalkan kesan mendalam bagi seluruh peserta.
Melalui kegiatan ini, Perguruan Muhammadiyah Megale berharap dapat terus menghadirkan pendidikan yang unggul, berkemajuan, dan mampu melahirkan generasi yang berakhlak mulia, berprestasi, serta memiliki semangat kebersamaan yang kuat.

