Kegiatan ini dihadiri Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Bojonegoro, Suwito, Wakil Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Kedungadem, Mad Rais, Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA) Kedungadem, Halimah Yahya.
Nuansa emosional mulai terasa sejak para siswa siswi memasuki lokasi acara. Iring-iringan siswa disambut lantunan lagu “Kaulah Ibuku” yang dibawakan siswa-siswi TK ABA Megale. Penampilan tersebut sukses menyentuh hati para hadirin dan membuat suasana menjadi penuh keharuan.
Momen berikutnya yang mengundang haru datang dari sambutan perwakilan wali murid, Anik Yuliati, orang tua dari Naufal Abiyyu Wiratama. Dalam sambutannya, ia menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh guru dan tenaga kependidikan yang telah membimbing serta mendidik putra-putri mereka dengan penuh kesabaran dan keikhlasan.
“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh guru MIM 14 Megale yang telah mendampingi anak-anak kami selama menempuh pendidikan. Semoga segala dedikasi dan pengabdian yang diberikan menjadi amal jariyah,” ungkapnya.
Puncak suasana haru terjadi saat Azka Fadlilatul Amanah, mewakili siswa kelas VI, menyampaikan pesan dan kesan selama menempuh pendidikan di MIM 14 Megale. Dengan suara yang bergetar, Azka mengungkapkan rasa syukur serta terima kasih kepada para guru yang telah menjadi orang tua kedua bagi para siswa selama di madrasah.
“Kami mengucapkan terima kasih atas semua ilmu, nasihat, dan kasih sayang yang telah diberikan kepada kami. Kami juga memohon maaf atas segala kesalahan yang pernah kami lakukan. Semoga Allah SWT senantiasa melindungi dan membalas kebaikan Bapak dan Ibu Guru,” tuturnya.
Suasana semakin mengharukan ketika para wisudawan dan wisudawati satu per satu menghampiri para guru untuk bersalaman dan meminta restu. Diiringi lantunan lagu Hymne Guru, banyak siswa, orang tua, dan guru yang tidak kuasa menahan air mata.
Momen tersebut menjadi simbol perpisahan yang penuh makna sekaligus ungkapan terima kasih atas perjalanan pendidikan yang telah dilalui bersama selama enam tahun.
Pelepasan siswa MIM 14 Megale tahun ini bukan sekadar seremoni kelulusan, melainkan momentum yang mempererat ikatan emosional antara siswa, guru, dan orang tua. Kenangan indah yang terukir dalam acara tersebut akan menjadi bekal berharga bagi para lulusan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
Dengan penuh harap dan doa, keluarga besar MIM 14 Megale melepas para lulusan untuk melangkah menuju masa depan, membawa ilmu, akhlak, dan nilai-nilai Islam yang telah ditanamkan selama menempuh pendidikan di madrasah.

