Panitia menghadirkan beragam jajanan pasar sebagai konsumsi peserta. Selain menyuguhkan cita rasa khas kuliner tradisional, pilihan tersebut juga menjadi bentuk dukungan terhadap produk lokal sekaligus upaya mengenalkan kembali jajanan pasar kepada generasi muda di tengah maraknya makanan modern.
Suasana hangat pun terasa sejak pagi. Sambil menikmati hidangan, para peserta saling berbincang dan berkenalan dengan kader dari cabang lain. Sebagian baru pertama kali bertemu, sementara yang lain memanfaatkan momen tersebut untuk melepas rindu setelah beberapa bulan tidak berjumpa dalam kegiatan tingkat daerah.
Menjelang dimulainya agenda, suasana aula semakin ramai. Setelah proses registrasi selesai, peserta diarahkan mengikuti pra-pembukaan yang diisi dengan berbagai penampilan. Tepuk tangan dan antusiasme peserta beberapa kali mengiringi jalannya penampilan hingga seluruh peserta menempati tempat duduk masing-masing.
Pra-pembukaan menjadi awal rangkaian Musyda XXI IPM Bojonegoro yang berlangsung pada 11–12 Juli 2026 di Kampus STIT Muhammadiyah Bojonegoro. Selanjutnya, kegiatan memasuki pembukaan resmi sebelum forum persidangan dimulai.

