Talk show digelar sebagai upaya menjaga
kesinambungan proses kaderisasi setelah pelaksanaan PKDTM 1. Selain menjadi
ruang penguatan kapasitas kader, kegiatan ini juga menjadi wadah bagi peserta
untuk berdiskusi dan bertukar pengalaman mengenai organisasi, kepemimpinan,
serta pengembangan diri.
Acara diawali dengan pembukaan dan sambutan
dari Ketua Pelaksana, perwakilan PC IPM Kedungadem, serta Kepala MI
Muhammadiyah 9 Ngrandu. Selanjutnya, peserta mengikuti dua sesi talk show yang
menghadirkan narasumber dari PD IPM Bojonegoro dan PK IMM STIT Muhammadiyah
Bojonegoro. Jalannya diskusi berlangsung interaktif dengan antusiasme peserta
yang aktif menyampaikan pertanyaan dan pandangan.
Ketua Bidang Perkaderan PC IPM Kedungadem,
Ipmawati Firda, mengatakan bahwa RTL merupakan bagian yang tidak terpisahkan
dari proses perkaderan. Menurutnya, kaderisasi tidak berhenti ketika peserta
menyelesaikan PKDTM, tetapi harus terus dilanjutkan melalui ruang-ruang
pembelajaran yang mampu menjaga semangat dan daya gerak kader.
"Kami
ingin peserta PKDTM tidak berhenti setelah dinyatakan lulus. Justru setelah itu
proses belajarnya dimulai. Melalui talk show ini, kami berharap teman-teman
semakin termotivasi untuk terus aktif, berproses, dan berani mengambil peran di
IPM maupun di lingkungan sekitarnya," kata Firda.
Pada sesi pertama, Ketua Bidang Pengkajian
Ilmu Pengetahuan (PIP) PD IPM Bojonegoro, Ipmawan Muhammad Adam, mengajak
peserta memandang organisasi sebagai ruang belajar yang membentuk karakter. Ia
menekankan bahwa proses dalam organisasi lebih penting daripada mengejar
pengakuan.
"Tidak
ada kader yang langsung hebat. Semua berproses. Yang terpenting adalah berani
memulai, mau belajar, dan tidak takut mengambil peran. Sebab organisasi bukan
tempat mencari pengakuan, tetapi tempat membentuk diri menjadi pribadi yang
lebih baik," ujar Adam.
Talk show ditutup dengan sesi diskusi dan
refleksi bersama narasumber. Sejumlah peserta memanfaatkan kesempatan tersebut
untuk berdialog mengenai pengalaman berorganisasi, tantangan kaderisasi, hingga
langkah yang dapat dilakukan untuk tetap aktif dan berkembang setelah mengikuti
PKDTM.

