![]() |
| TNI AD Koramil 0818 Gondanglegi memberikan materi kedisiplinan ramah anak kepada siswa baru SMK Muhammadiyah 7 Gondanglegi (Istimewa/kedungademmu.id) |
Sejak hari pertama, siswa diperkenalkan dengan berbagai pembiasaan positif sebagai bagian dari budaya sekolah. Kegiatan diawali dengan pelaksanaan salat Duha dan zikir pagi yang dipandu tim ISMUBA, dilanjutkan apel pagi serta pengenalan program keahlian masing-masing jurusan.
Pembiasaan tersebut tidak hanya bertujuan meningkatkan kedisiplinan, seperti datang tepat waktu pukul 06.15 WIB, tetapi juga membentuk karakter religius, tanggung jawab, serta komitmen dalam menjalani proses pembelajaran.
Selain itu, siswa juga diajak mengenal lebih dekat lingkungan sekolah melalui kunjungan ke laboratorium, interaksi dengan guru jurusan, serta pengenalan organisasi otonom dan kegiatan ekstrakurikuler oleh Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM).
Memasuki hari berikutnya, Rabu (15/7/2026), kegiatan dilanjutkan dengan senam pagi yang dipimpin Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Terminantono Yogi Darso, S.Or., M.Pd. Setelah itu, siswa mengikuti kegiatan BINTALSIK (Pembinaan Mental dan Fisik) yang bekerja sama dengan TNI AD Koramil 0818 Gondanglegi, Malang.
Kegiatan BINTALSIK dipimpin langsung oleh Batuud Koramil 0818, Pelda Cahyo, bersama tim Babinsa. Program ini dirancang untuk membentuk kedisiplinan, ketahanan fisik, serta karakter siswa sebagai bekal menghadapi dunia pendidikan dan industri.
Dalam arahannya, Cahyo menekankan pentingnya semangat berprestasi bagi generasi muda.
“Carilah prestasi, maka profesi akan mengikuti. Raihlah sebanyak mungkin prestasi,” ujarnya.
Meski dilaksanakan di bawah terik matahari, para siswa tetap antusias mengikuti setiap rangkaian kegiatan. Mereka dilatih baris-berbaris dasar, ketahanan fisik, hingga sesi gerak ceria yang membangun kekompakan dan semangat kebersamaan.
Sebelum kegiatan berakhir, Cahyo juga berpesan agar siswa senantiasa menjaga kedisiplinan dalam kehidupan sehari-hari. Ia menekankan pentingnya manajemen waktu antara belajar dan bermain.
“Kalian harus bisa membedakan waktu bermain dan belajar. Dengan disiplin, kalian dapat menjadi pribadi yang sukses dan membanggakan orang tua, sekolah, serta negara,” pesannya.
Rangkaian MASTASIBA di SMK MUTU Gondanglegi dirancang secara komprehensif dengan memadukan nilai keagamaan, pembinaan karakter, serta penguatan akademik. Harmonisasi ini diharapkan menjadi fondasi awal bagi siswa dalam meraih prestasi dan kesuksesan di masa depan.

