Foto bersama pengurus FK KBIHU Kabupaten Bojonegoro usai prosesi pengukuhan (Istimewa/kedungademmu.id)
Kedungademmu.id Pengurus Forum Komunikasi Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (FK KBIHU) Kabupaten Bojonegoro resmi dikukuhkan dalam sebuah acara yang digelar di Hotel Dewarna, Jalan Veteran, Kamis (17/7/2027). Pengukuhan ini menjadi momentum penting dalam menyatukan langkah seluruh KBIHU di Bojonegoro demi meningkatkan kualitas pelayanan kepada jamaah haji.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Ketua dan Sekretaris FK KBIHU Jawa Timur, Bupati Bojonegoro H. Setyo Wahono, perwakilan Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Bojonegoro, Ketua IPHI Bojonegoro, serta seluruh pengurus dan anggota KBIHU se-Kabupaten Bojonegoro.

Dalam sambutannya, Bupati Bojonegoro H. Setyo Wahono menegaskan bahwa pengukuhan FK KBIHU bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan memiliki makna strategis dalam berbagai aspek.

Penguatan Kelembagaan dan Koordinasi

Secara kelembagaan, forum ini menjadi wadah silaturahmi dan koordinasi antar-KBIHU di Bojonegoro yang sebelumnya berjalan secara mandiri. Dengan adanya FK KBIHU, diharapkan tercipta kesamaan arah dan tujuan dalam membimbing jamaah.

Selain itu, forum ini juga menjadi mitra resmi pemerintah, baik Kementerian Haji dan Umrah maupun Pemerintah Kabupaten Bojonegoro. Melalui wadah ini, koordinasi dalam penyelenggaraan ibadah haji dapat dilakukan secara lebih terstruktur dan efektif.

FK KBIHU juga berperan dalam standarisasi kualitas bimbingan, baik dari segi materi, metode, maupun etika pembimbingan, sehingga seluruh jamaah mendapatkan pelayanan yang merata dan berkualitas.

Penguatan Nilai Keagamaan

Dari sisi keagamaan, forum ini diharapkan mampu menjaga kemabruran jamaah melalui pembimbingan yang berkesinambungan, mulai dari manasik hingga pelaksanaan ibadah di Tanah Suci.

Selain itu, FK KBIHU juga menjadi sarana dakwah dalam memastikan pelaksanaan ibadah haji sesuai dengan Al-Qur’an, sunah, dan ketentuan yang berlaku. Dengan demikian, jamaah tidak hanya menunaikan ibadah secara ritual, tetapi juga memahami makna dan hikmahnya.

Peran Sosial dan Pelayanan Publik

Dalam aspek sosial, FK KBIHU berfungsi sebagai pusat informasi haji dan umrah bagi masyarakat Bojonegoro. Forum ini diharapkan mampu memberikan informasi yang transparan terkait biaya, jadwal, serta berbagai hal teknis lainnya.

Tidak hanya itu, forum juga mendorong pemberdayaan ekonomi jamaah melalui berbagai program pendukung, seperti pelatihan dan kegiatan ekonomi produktif.

Pengukuhan ini sekaligus menjadi simbol komitmen pemerintah daerah dalam mendukung penyelenggaraan ibadah haji yang tertib, aman, dan berkualitas.

Harapan ke Depan

Ketua panitia, Sholikin Jami’, menyampaikan terima kasih atas kehadiran seluruh tamu undangan serta memohon maaf apabila terdapat kekurangan dalam penyelenggaraan acara.

Dengan dikukuhkannya FK KBIHU Kabupaten Bojonegoro, diharapkan tidak ada lagi KBIHU yang berjalan sendiri-sendiri. Pembinaan jamaah dapat dilakukan secara lebih terstruktur dan terjadwal, sehingga mampu mewujudkan jamaah haji Bojonegoro yang mandiri, mabrur, dan sehat, sekaligus menjaga nama baik daerah di Tanah Suci.