Keberhasilan ini menjadikan Adam sebagai satu-satunya siswa jenjang SMK se-Kabupaten Bojonegoro yang mampu melaju ke tingkat provinsi. Ia meraih capaian tersebut setelah mengikuti Olimpiade Sains Nasional tingkat Kabupaten/Kota (OSN-K) yang diselenggarakan pada (18–19/6/2026) oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah melalui Pusat Prestasi Nasional.
Capaian ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi keluarga besar SMK Muhammadiyah 4 Padangan. Di tengah persaingan ketat antara peserta dari SMA, MA, dan SMK, Adam mampu menunjukkan kemampuan berpikir logis, analitis, serta keterampilan pemecahan masalah yang unggul.
Keberhasilan tersebut sekaligus membuktikan bahwa siswa SMK tidak hanya kompeten dalam bidang vokasi, tetapi juga mampu bersaing dalam kompetisi akademik tingkat nasional.
Prestasi yang diraih Adam tidak terlepas dari proses pembinaan yang terstruktur dan berkelanjutan. Di bawah bimbingan Cahya Ayu Sekar dan Mia Audina, ia menjalani pelatihan intensif berupa pendalaman konsep matematika, pembahasan soal olimpiade, latihan analisis, simulasi kompetisi, hingga evaluasi rutin.
Cahya Ayu Sekar mengungkapkan rasa syukur atas capaian tersebut. Menurutnya, keberhasilan Adam merupakan hasil dari kerja keras dan ketekunan dalam belajar.
“Prestasi ini merupakan buah dari kedisiplinan dan semangat belajar yang tinggi. Kami berharap Adam dapat tampil lebih percaya diri pada tingkat provinsi dan meraih hasil terbaik,” ujarnya.
Senada dengan itu, Mia Audina menegaskan bahwa keberhasilan tersebut menjadi bukti pentingnya konsistensi dalam belajar.
“Tidak ada prestasi yang diraih secara instan. Dengan latihan yang berkelanjutan dan doa, setiap siswa memiliki peluang untuk berprestasi,” tuturnya.
Sementara itu, Adam mengaku bersyukur atas capaian yang diraih. Ia menyebut dukungan dari guru, orang tua, dan teman-teman menjadi motivasi utama dalam menjalani proses panjang tersebut.
“Saya bersyukur dapat lolos ke tingkat provinsi. Saya akan berusaha memberikan yang terbaik dan membawa nama baik sekolah serta Kabupaten Bojonegoro,” katanya.
Kepala SMK Muhammadiyah 4 Padangan, Moch. Nur Muadzin, turut memberikan apresiasi atas prestasi tersebut. Ia menilai capaian Adam merupakan pencapaian luar biasa yang patut dibanggakan.
“Prestasi ini menjadi motivasi bagi seluruh warga sekolah untuk terus meningkatkan budaya belajar dan berani bersaing di tingkat yang lebih tinggi,” ujarnya.
Selama proses persiapan, Adam harus mampu membagi waktu antara kegiatan belajar di sekolah, tugas kejuruan, dan latihan intensif OSN. Dengan disiplin dan semangat tinggi, seluruh tantangan tersebut dapat dilalui dengan baik.
Prestasi ini diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi SMK Muhammadiyah 4 Padangan dalam memperkuat budaya berprestasi. Sekolah optimistis akan terus melahirkan generasi unggul melalui berbagai program pengembangan akademik dan karakter.

