Siswa SD Negeri Gedongarum sedang berkreasi membuat kerajinan dari limbah botol plastik dengan didampingi mahasiswa KKN STIT Muhammadiyah Bojonegoro (Istimewa/kedungademmu.id)
Kedungademmu.id—Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) STIT Muhammadiyah Bojonegoro mengajak siswa SD Negeri Gedongarum, Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro, memanfaatkan limbah botol plastik menjadi karya kreatif dan bernilai guna. Kegiatan yang berlangsung pukul 07.30–10.00 WIB tersebut menjadi bagian dari program kerja KKN untuk menumbuhkan kepedulian lingkungan sekaligus mengembangkan kreativitas siswa, (10/8/2026)

Mengubah Limbah Menjadi Karya Kreatif

Kegiatan diawali dengan pengenalan sederhana mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Para siswa diajak memahami bahwa limbah botol plastik tidak selalu harus berakhir sebagai sampah, tetapi dapat dimanfaatkan kembali menjadi berbagai karya.

Mahasiswa KKN kemudian memberikan contoh dan pendampingan kepada siswa dalam membuat kerajinan dari botol plastik bekas.

Bahan yang digunakan cukup sederhana, antara lain:

  • Botol plastik bekas
  • Selotip dua sisi (double tape)
  • Gunting
  • Sedotan
  • Pita

Dengan bahan yang mudah ditemukan, siswa diberikan kesempatan untuk mengembangkan ide dan kreativitas masing-masing.

Mahasiswa KKN Dampingi Siswa Berkreasi

Kegiatan dipandu oleh mahasiswa KKN STIT Muhammadiyah Bojonegoro, M. Adam Firmansyah, yang akrab disapa Kak Adam, bersama mahasiswa KKN lainnya.

Tidak hanya mendapatkan penjelasan, siswa juga terlibat langsung dalam proses pembuatan karya. Mereka diberi kebebasan untuk berkreasi sesuai imajinasi dan ide masing-masing.

Suasana kegiatan berlangsung penuh antusias. Para siswa tampak menikmati aktivitas kreatif di sela-sela kegiatan pembelajaran di kelas.

Kepala Sekolah Apresiasi Program KKN

Kepala SD Negeri Gedongarum, Nunung, menyambut baik kegiatan yang dilaksanakan mahasiswa KKN tersebut. Menurutnya, kegiatan kreatif dapat menjadi aktivitas penyegar bagi siswa sekaligus memberikan pengalaman pembelajaran yang berbeda.

Alhamdulillah, dengan kegiatan ini anak-anak bisa menyegarkan pikiran sejenak agar lebih siap mengikuti pembelajaran selanjutnya. Silakan diisi dengan kegiatan positif bersama kakak-kakak KKN,” ujarnya.

Dukungan dari pihak sekolah membuat kegiatan berjalan dengan lancar dan mendapat respons positif dari siswa maupun guru.

Siswa Antusias Membuat Kotak Pensil

Salah satu siswa SDN Gedongarum, Bagas, mengaku senang mengikuti praktik pemanfaatan botol plastik tersebut. Ia tertarik untuk mencoba kembali membuat kerajinan di rumah.

Cara membuat kotak pensil simpel dan mudah. Aku senang bisa praktik. Nanti bisa dibuat di rumah untuk pajangan,” ujarnya.

Antusiasme siswa menunjukkan bahwa kegiatan berbasis praktik dapat menjadi sarana untuk mengenalkan kepedulian lingkungan dengan cara yang menyenangkan.

Menanamkan Kepedulian Lingkungan Sejak Dini

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN STIT Muhammadiyah Bojonegoro tidak hanya mengajak siswa menghasilkan kerajinan. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi sarana untuk menanamkan kebiasaan mengurangi dan memanfaatkan kembali limbah.

Kreativitas dalam mengolah botol plastik juga dapat melatih beberapa karakter positif siswa, seperti:

  • Kreatif dalam mencari solusi
  • Peduli terhadap lingkungan
  • Bekerja sama dengan teman
  • Berani menuangkan ide
  • Menghargai barang yang masih dapat dimanfaatkan

Dari Limbah Menjadi Karya

Kegiatan pemanfaatan limbah botol plastik di SD Negeri Gedongarum menjadi contoh bahwa edukasi lingkungan dapat dilakukan melalui aktivitas sederhana dan menyenangkan.

Mahasiswa KKN STIT Muhammadiyah Bojonegoro berharap kegiatan tersebut dapat mendorong siswa untuk menerapkan kebiasaan menjaga lingkungan, tidak hanya di sekolah, tetapi juga di rumah dan lingkungan sekitar.