Sebanyak 30 santri mengikuti kegiatan belajar yang berlangsung pada dua sesi, yaitu pukul 15.30–16.30 WIB dan dilanjutkan setelah salat Magrib pukul 18.00–19.00 WIB. Kegiatan ini bertujuan untuk membantu proses pembelajaran sekaligus meningkatkan kualitas pendidikan di madrasah diniyah.
Program Mengajar KKN STIT Muhammadiyah Bojonegoro
Kegiatan mengajar di Madrasah Diniyah Takmiliyah Ula Al-Isro’ menjadi salah satu program unggulan mahasiswa KKN. Pelaksanaan dilakukan secara bergilir sesuai jadwal yang telah disusun, sehingga seluruh mahasiswa dapat berkontribusi secara merata.
Sistem Pengajaran Bergilir
Untuk menjaga efektivitas kegiatan, mahasiswa menerapkan sistem:
- Jadwal mengajar bergilir antaranggota KKN
- Koordinasi antaranggota jika berhalangan hadir
- Fleksibilitas penjadwalan melalui sistem tukar jadwal
Sebelum pelaksanaan program, mahasiswa KKN juga melakukan silaturahim dengan pihak madrasah untuk menyampaikan maksud dan tujuan kegiatan.
Dukungan dari Guru Madrasah
Kehadiran mahasiswa KKN mendapat sambutan positif dari pihak madrasah. Salah satu guru, Kholiq, mengungkapkan rasa terima kasih atas kontribusi mahasiswa.
“Alhamdulillah, kedatangan kakak-kakak KKN ini membantu meringankan kami dalam membimbing anak-anak di Madrasah Diniyah Takmiliyah Ula,” ujarnya.
Antusiasme Santri dalam Belajar
Para santri menyambut kehadiran mahasiswa KKN dengan penuh semangat dan keceriaan. Suasana belajar menjadi lebih hidup karena pendekatan yang interaktif dan menyenangkan.
“Yeay, ada kakak KKN yang ngajarin kita, pasti seru,” ungkap Alesha, Mirna, dan Ila, beberapa santri di madrasah tersebut.
Selain memberikan materi pembelajaran, mahasiswa juga turut memperkaya pengalaman mereka dengan mempelajari kitab-kitab serta metode pembelajaran keagamaan yang diterapkan di madrasah.
Dampak Positif bagi Pendidikan Keagamaan
Program kerja harian ini tidak hanya memberikan manfaat bagi santri, tetapi juga menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa KKN dalam mengasah kemampuan mengajar dan berinteraksi dengan masyarakat.
Melalui kegiatan ini, diharapkan terjadi peningkatan kualitas pembelajaran di madrasah diniyah serta tumbuhnya semangat belajar santri dalam mendalami ilmu agama.
Kegiatan mengajar di Madrasah Diniyah Takmiliyah Ula Al-Isro’ menjadi bukti nyata kontribusi mahasiswa KKN STIT Muhammadiyah Bojonegoro dalam mendukung pendidikan keagamaan di masyarakat. Ke depan, program serupa diharapkan terus berlanjut untuk menciptakan generasi yang berilmu, berakhlak, dan berdaya saing.

