![]() |
| Mahasiswa KKN STIT Muhammadiyah Bojonegoro menyampaikan materi menyunting video berbasis kecerdasan artifisial (AI) di Balai Desa Prigi (Istimewa/kedungademmu.id) |
Pelatihan ini menjadi bagian dari upaya mahasiswa KKN dalam memperkenalkan pemanfaatan teknologi digital yang dapat diterapkan dalam kegiatan pemerintahan maupun pengembangan potensi desa. Peserta tidak hanya mendapatkan materi, tetapi juga diajak mempraktikkan langsung pembuatan dan penyuntingan video menggunakan layanan berbasis AI.
Kenalkan AI untuk Mendukung Digitalisasi Desa
Perkembangan teknologi memberikan berbagai pilihan baru dalam pembuatan konten digital. Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa KKN memberikan pemahaman dasar mengenai AI serta contoh pemanfaatannya dalam pembuatan konten video.
Teknologi tersebut diperkenalkan sebagai salah satu alat bantu yang dapat digunakan untuk mendukung penyampaian informasi mengenai kegiatan, program, dan potensi Desa Prigi melalui media digital.
Mahasiswa KKN juga menjelaskan bahwa penggunaan teknologi tetap membutuhkan kreativitas dan pengawasan manusia. AI diposisikan sebagai alat bantu untuk mempermudah proses, bukan sebagai pengganti ide dan kemampuan pengguna.
Peserta Praktik Membuat Video
Setelah penyampaian materi, peserta mengikuti praktik secara langsung. Mahasiswa KKN mendampingi perangkat desa dan Karang Taruna dalam mencoba berbagai tahapan pembuatan serta penyuntingan video melalui layanan berbasis AI.
Peserta mendapatkan arahan mulai dari menyiapkan konsep, memasukkan bahan yang diperlukan, hingga melakukan penyuntingan. Pendampingan dilakukan agar peserta dapat memahami proses secara bertahap.
Dari praktik tersebut, peserta berhasil menghasilkan sebuah video dengan bantuan AI. Kegiatan praktik memberikan pengalaman langsung bahwa teknologi digital dapat dimanfaatkan untuk membantu proses produksi konten secara lebih sederhana.
Peserta Mendapat Pengalaman Baru
Salah satu peserta, Jalil, mengaku mendapatkan pengalaman baru setelah mengikuti pelatihan tersebut. Ia menilai pemanfaatan AI dapat membantu menghasilkan video animasi yang kreatif.
“Dengan dibantu menjelaskan membuat video animasi yang kreatif melalui AI ternyata dapat mempersingkat waktu dan terlihat sangat menarik,” ujarnya.
Menurutnya, keterampilan tersebut dapat dimanfaatkan untuk membuat berbagai konten yang berkaitan dengan kegiatan desa maupun informasi mengenai potensi Desa Prigi.
Dorong Karang Taruna dan Perangkat Desa Lebih Kreatif
Kegiatan digitalisasi desa ini diharapkan dapat menjadi bekal bagi perangkat desa dan Karang Taruna untuk mengembangkan kemampuan membuat konten digital.
Konten yang dibuat dapat diarahkan untuk mendokumentasikan berbagai kegiatan masyarakat, memperkenalkan potensi desa, serta menyampaikan informasi kepada masyarakat melalui media digital.
Mahasiswa KKN STIT Muhammadiyah Bojonegoro berharap keterampilan yang diperoleh peserta tidak berhenti setelah pelatihan selesai. Pengetahuan tersebut diharapkan dapat terus dikembangkan dan digunakan sesuai kebutuhan Desa Prigi.
Teknologi sebagai Sarana Mengenalkan Potensi Desa
Pemanfaatan teknologi digital membuka kesempatan bagi desa untuk memperkenalkan berbagai kegiatan dan potensinya kepada masyarakat yang lebih luas. Namun, kualitas konten tetap perlu diperhatikan agar informasi yang disampaikan akurat, bermanfaat, dan tidak menyesatkan.
Melalui pelatihan ini, mahasiswa KKN STIT Muhammadiyah Bojonegoro berupaya mendorong pemanfaatan teknologi secara kreatif dan bertanggung jawab. Kolaborasi dengan perangkat desa dan Karang Taruna diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam memperkuat kemampuan digital masyarakat Desa Prigi.

