lisensi

Kedungademmu.id
• WIB
Last Updated 2026-08-02T02:59:12Z
Abdul Rozak ChoiruddinGerakanRedaksi

Mengenang Roli Abdurrahman, Sosok Inspiratif di Balik Lahirnya PRI IPM Pertama

Advertisement
Momen kenangan almarhum Roli Abdurrahman, saat berdiskusi bersama kader Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) (Istimewa/kedungademmu.id)
Kedungademmu.id— Keluarga besar Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Bojonegoro berduka atas wafatnya Roli Abdurrahman, Wakil Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Bojonegoro periode 2022–2027. Almarhum dikenal sebagai sosok pendidik, pembina, sekaligus tokoh inspiratif yang telah menorehkan jejak penting dalam kaderisasi pelajar Muhammadiyah di Kabupaten Bojonegoro.

Semasa hidupnya, almarhum merupakan founding father sekaligus pembina Pimpinan Ranting Istimewa Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PRI IPM) Madani di MAN 1 Bojonegoro. Dari gagasan dan perjuangannya, lahirlah PRI IPM Madani yang tercatat sebagai PRI IPM pertama di Indonesia. Kehadirannya menjadi tonggak sejarah bahwa nilai-nilai IPM dapat tumbuh dan berkembang di lingkungan sekolah non-Muhammadiyah.

Lebih dari itu, warisan terbesar almarhum terletak pada keteladanan dalam membina kader. Para kader mengenangnya sebagai sosok yang penuh keikhlasan dan kepedulian.

Setiap pekan, tepatnya pada hari Kamis, almarhum membuka rumahnya sebagai tempat berlangsungnya Kajian Kamisan. Bersama keluarga, ia menyiapkan hidangan bagi para kader yang hadir. Semua dilakukan dengan tulus tanpa mengharapkan imbalan.

Rumah beliau menjadi ruang belajar, berdiskusi, dan bertumbuh. Para kader tidak hanya mendapatkan ilmu, tetapi juga merasakan kehangatan seorang guru yang mengabdikan hidupnya untuk generasi muda.

Dalam setiap program PRI IPM Madani, almarhum senantiasa memberikan dukungan penuh selama kegiatan tersebut membawa kemaslahatan. Ia juga memberikan kepercayaan kepada para kader untuk berkembang dengan tetap memberikan arahan dan nasihat yang menguatkan.

Dedikasi dan keikhlasan almarhum telah melahirkan banyak kader yang hingga kini terus melanjutkan semangat dakwah pelajar. Jejak perjuangannya diyakini akan terus hidup dalam perjalanan kader IPM ke depan.

Ketua IPM Bojonegoro Muhammad Adam F turut menyampaikan duka cita yang mendalam. Mereka mendoakan agar seluruh amal ibadah almarhum diterima oleh Allah Swt, diampuni segala khilafnya, serta ditempatkan di tempat terbaik di sisi-Nya.

“Selamat jalan, Guru. Nilai, keteladanan, dan perjuanganmu akan terus hidup dalam setiap langkah kader yang melanjutkan estafet perjuangan,” ungkapnya.