Lomba pawai budaya menjadi salah satu rangkaian kegiatan yang diselenggarakan Panitia Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia Kecamatan Kedungadem. Kegiatan tersebut diikuti oleh hampir seluruh sekolah tingkat SMP/MTs di wilayah Kecamatan Kedungadem.
Dalam penampilannya, MTs Muhammadiyah 2 Kedungadem mengusung tema “Api Perjuangan Laksamana Malahayati”. Tema tersebut mengangkat semangat perjuangan perempuan Aceh yang dikenal memiliki keberanian dalam menghadapi penjajahan.
Tampilkan Kisah Perjuangan
Melalui konsep pawai yang ditampilkan, para peserta didik berusaha menggambarkan nilai keberanian, persatuan, pengorbanan, dan semangat mempertahankan tanah air.
Persiapan dilakukan melalui latihan dan pembagian peran yang melibatkan peserta didik, guru, serta dukungan wali murid. Proses tersebut tidak hanya bertujuan mempersiapkan penampilan, tetapi juga membangun kekompakan, kedisiplinan, dan rasa tanggung jawab.
Semangat para peserta selama mengikuti pawai akhirnya membuahkan hasil. MTs Muhammadiyah 2 Kedungadem berhasil meraih Juara I, sekaligus menambah deretan prestasi madrasah di bidang nonakademik.
Koordinator Pawai Apresiasi Dukungan
Koordinator Pawai MTs Muhammadiyah 2 Kedungadem, Dika Erli Frilian, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan.“Saya turut bangga melihat anak-anak MTs Muda yang penuh semangat mengikuti perlombaan. Terima kasih yang tak terhingga kepada seluruh wali murid serta bapak dan ibu guru yang tidak pernah lelah mendampingi anak-anak selama latihan,” ujarnya.
Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja sama seluruh pihak yang terlibat dalam persiapan hingga pelaksanaan pawai.
Kepala Madrasah: Prestasi Harus Dipertahankan
Kepala MTs Muhammadiyah 2 Kedungadem, Ahmad Syaeful Anam, turut menyampaikan apresiasi atas pencapaian para peserta didik.
“Saya merasa bangga dan terharu atas prestasi yang diraih oleh murid-murid kita. Semoga prestasi ini dapat kita pertahankan pada tahun depan dan menjadi motivasi untuk terus memberikan yang terbaik,” tuturnya.
Ia berharap keberhasilan tersebut tidak hanya menjadi kebanggaan, tetapi juga menjadi pengalaman berharga bagi peserta didik dalam mengembangkan kreativitas, kerja sama, dan rasa percaya diri.
Raihan Juara I Pawai Budaya HUT ke-81 RI menjadi bukti bahwa kegiatan seni dan budaya dapat menjadi sarana pembelajaran karakter. Melalui kegiatan tersebut, peserta didik tidak hanya belajar tampil dan berkompetisi, tetapi juga mengenal nilai perjuangan serta menumbuhkan rasa cinta terhadap bangsa dan budaya Indonesia.

