![]() |
| Pengurus Pimpinan Ranting ’Aisyiyah (PRA) Megale bersama IPM Kids MIM 14 Megale berfoto bersama usai peluncuran Program Sedekah Sampah dalam kegiatan pengajian rutin (Istimewa/kedungademmu.id) |
Program sedekah sampah mengajak jamaah pengajian, wali murid, serta siswa untuk mengumpulkan sampah anorganik bernilai jual, seperti botol plastik, kardus, dan kaleng bekas. Sampah tersebut kemudian dipilah dan disalurkan ke tempat daur ulang.
Hasil penjualan sampah akan dimanfaatkan untuk mendukung kegiatan sosial serta operasional dakwah anak dan remaja.
Mengubah Sampah Menjadi Berkah
Ketua PRA Megale, Ismawati, menyampaikan bahwa program ini tidak hanya berfokus pada kebersihan lingkungan, tetapi juga membangun nilai spiritual dan karakter.
“Melalui program sedekah sampah ini, kami ingin menanamkan bahwa bersedekah tidak harus dengan uang. Barang bekas yang dikelola dengan baik dapat bernilai ekonomis dan membawa manfaat bagi sesama,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa gerakan ini diharapkan mampu membentuk kebiasaan positif dalam kehidupan sehari-hari.
Peran Aktif IPM Kids
Keterlibatan IPM Kids MIM 14 Megale menjadi salah satu kekuatan utama program ini. Para siswa berperan sebagai pelopor dalam mengajak teman sebaya untuk mulai memilah sampah dari rumah.
Langkah ini menjadi bagian dari pembelajaran nyata yang menggabungkan nilai kepedulian lingkungan dan praktik kehidupan sehari-hari.
Dukungan dari Pihak Sekolah
Pihak MIM 14 Megale memberikan apresiasi atas inisiatif kolaboratif tersebut. Program ini dinilai sebagai bentuk pendidikan kontekstual yang efektif dalam membentuk karakter siswa.
“Anak-anak sangat antusias mengikuti kegiatan ini. Mereka belajar disiplin, peduli lingkungan, dan memiliki kepekaan sosial,” ungkap kepala madrasah.
Harapan Keberlanjutan Program
Sinergi antara PRA Megale dan IPM Kids diharapkan dapat terus berjalan secara berkelanjutan. Program ini juga berpotensi menjadi contoh gerakan dakwah berbasis lingkungan di tingkat ranting maupun lembaga pendidikan lainnya.
Program sedekah sampah menjadi bukti bahwa gerakan sederhana dapat memberikan dampak besar jika dilakukan bersama. Dengan menggabungkan nilai keagamaan dan kepedulian lingkungan, PRA Megale berhasil menghadirkan inovasi dakwah yang relevan dengan kebutuhan zaman.

