Advertisement
![]() |
| Siswa dan guru SMP Muhammadiyah 5 Kedungadem menyalurkan bantuan air bersih kepada warga Dusun Brambang, Desa Balongcabe, Kecamatan Kedungadem, Bojonegoro (Muhammad Irfan/kedungademmu.id) |
Kegiatan ini tidak hanya bertujuan membantu masyarakat memenuhi kebutuhan air bersih, tetapi juga memberikan pengalaman belajar secara langsung kepada siswa. Melalui keterlibatan dalam kegiatan kemanusiaan, para siswa diajak memahami pentingnya empati, rasa syukur, gotong royong, dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar.
Kepala SMPM 5 Kedungadem, Murti'ah, mengatakan bahwa pembelajaran karakter perlu diperkuat melalui pengalaman nyata agar siswa dapat memahami kondisi masyarakat di sekitarnya.
“ Kami ingin anak-anak memiliki kepedulian sosial yang tinggi serta kesadaran menjaga lingkungan. Dengan melihat langsung perjuangan warga mendapatkan air, siswa diajak untuk lebih bersyukur dan menerapkan pola hidup hemat air dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Belajar Empati dari Kehidupan Masyarakat
Selama kegiatan berlangsung, para siswa turut membantu warga dalam proses penyaluran air bersih dan pengisian wadah penampungan. Mereka didampingi dua guru, yakni M. Ekhi Miftakhul Haq dan Ahmad Rohman.
Keterlibatan siswa dalam kegiatan tersebut menjadi kesempatan untuk mempraktikkan nilai-nilai yang dipelajari di sekolah. Mereka tidak hanya menyaksikan kesulitan yang dihadapi warga, tetapi juga ikut mengambil bagian dalam upaya membantu masyarakat.
Pengalaman semacam ini diharapkan menumbuhkan kesadaran bahwa kepedulian sosial dapat diwujudkan melalui tindakan sederhana yang memberikan manfaat bagi orang lain.
Selain itu, kondisi masyarakat yang membutuhkan air bersih menjadi pengingat pentingnya menggunakan air secara bijak. Kebiasaan menghemat air perlu ditanamkan sejak dini sebagai bagian dari tanggung jawab bersama dalam menjaga lingkungan.
Wujud Kepedulian Sekolah terhadap Warga
Penyaluran bantuan air bersih tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat Dusun Brambang. Kehadiran siswa dan guru SMPM 5 Kedungadem menjadi bentuk dukungan bagi warga yang menghadapi keterbatasan air selama musim kemarau.
Melalui kegiatan ini, SMPM 5 Kedungadem menunjukkan bahwa sekolah memiliki peran penting dalam membangun karakter peserta didik, tidak hanya melalui pembelajaran di kelas, tetapi juga lewat keterlibatan langsung dalam kehidupan masyarakat.
Aksi sosial tersebut diharapkan dapat memperkuat hubungan antara sekolah dan warga sekaligus membentuk generasi muda yang memiliki kepekaan sosial, semangat gotong royong, dan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan.
Bagi para siswa, kegiatan ini menjadi pengalaman berharga bahwa ilmu dan nilai-nilai kebaikan akan semakin bermakna ketika diwujudkan dalam tindakan nyata.
