lisensi

Kedungademmu.id
• WIB
Last Updated 2026-09-26T02:13:07Z
GerakanKhazanahRedaksiSamsul Arifin

Dari Ketua IPM hingga Juara Pidato Bahasa Inggris, Kisah Inspiratif Friski Kantata Jati

Advertisement
Firiski Kantata Jati Murid MTs Muhammadiyah 2 Kedungadem (Istimewa/kedungademmu.id)
Kedungademmu.id—Prestasi tidak selalu lahir dari satu kemenangan. Bagi Friski Kantata Jati, siswa MTs Muhammadiyah 2 Kedungadem, prestasi justru tumbuh dari keberanian untuk terus mencoba, belajar, dan memperbaiki diri.

Kaka sapaan akrabnya merupakan salah satu siswa yang aktif dalam kegiatan organisasi di madrasah. Ia dipercaya menjadi Ketua Pimpinan Ranting Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM). Di tengah kesibukannya sebagai pelajar dan aktivis organisasi, Kaka juga menunjukkan konsistensinya dalam bidang pidato bahasa Inggris.

Menariknya, perjalanan Kaka dalam lomba pidato bahasa Inggris pada momentum peringatan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia berlangsung konsisten selama tiga tahun berturut-turut.

Pada 2024, Kaka berhasil meraih Juara III lomba pidato bahasa Inggris. Setahun kemudian, pada 2025, ia kembali naik podium dengan meraih Juara II.
Prestasi tersebut kembali ia pertahankan pada 2026. Kaka kembali meraih Juara II dalam lomba pidato bahasa Inggris dalam rangka peringatan HUT RI.

Tiga tahun berturut-turut berada di jajaran juara menjadi catatan tersendiri bagi Kaka. Perjalanan tersebut menunjukkan bahwa kemampuan berbicara di depan umum tidak hanya dibangun melalui bakat, tetapi juga melalui latihan, keberanian, dan pengalaman.

Aktif Berorganisasi


Selain berprestasi dalam kompetisi, Kaka juga aktif dalam organisasi pelajar. Sebagai Ketua Pimpinan Ranting IPM, ia mendapatkan pengalaman untuk belajar memimpin, berkomunikasi, bekerja sama, serta menjalankan berbagai kegiatan bersama teman-temannya.

Bagi seorang pelajar, pengalaman berorganisasi menjadi ruang untuk mengembangkan kemampuan di luar kegiatan pembelajaran di kelas. Kepemimpinan, tanggung jawab, dan kemampuan menyampaikan gagasan menjadi bagian dari proses yang dijalani Friski.

Konsistensinya mengikuti lomba pidato bahasa Inggris juga sejalan dengan aktivitas organisasinya. Kemampuan berbicara dan menyampaikan gagasan menjadi bekal penting dalam menjalankan peran sebagai seorang pemimpin pelajar.

Punya Dua Cita-Cita

Di balik berbagai aktivitas dan prestasinya, Kaka menyimpan cita-cita yang ingin diwujudkan setelah menyelesaikan pendidikan di madrasah.

Ia bercita-cita melanjutkan kuliah di bidang Sastra Inggris. Ketertarikannya terhadap bahasa Inggris menjadi salah satu alasan bidang tersebut masuk dalam impiannya.

Namun, Kaka juga memiliki ketertarikan pada bidang yang berbeda, yakni Teknik Mesin. Dua pilihan tersebut menunjukkan ketertarikannya terhadap bidang bahasa sekaligus teknologi dan teknik.

Baginya, perjalanan pendidikan masih panjang. Prestasi yang diraih selama menjadi siswa MTs Muhammadiyah 2 Kedungadem bukanlah akhir, melainkan bagian dari proses untuk mempersiapkan diri menuju cita-cita.

Kisah Kaka menjadi gambaran bahwa aktivitas organisasi dan prestasi akademik maupun nonakademik dapat berjalan beriringan. Dari podium lomba pidato hingga pengalaman memimpin organisasi pelajar, setiap proses menjadi bekal untuk melangkah ke jenjang pendidikan berikutnya.

Tiga tahun berturut-turut meraih prestasi dalam lomba pidato bahasa Inggris—Juara III pada 2024, Juara II pada 2025, dan Juara II pada 2026—menjadi bukti perjalanan yang terus berlanjut.

Kini, kaka tinggal melanjutkan langkahnya: belajar lebih tekun, memperluas pengalaman, dan mempersiapkan diri untuk mewujudkan cita-cita di bidang yang ia minati.