Advertisement
![]() |
| Penampilan TariSMA Muhammadiyah 1 Bojonegoro (Istimewa/Kedungademmu.id) |
Kedungademmu.id— Pra acara pembukaan Musyawarah Daerah (Musyda) XXI Pimpinan Daerah Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PD IPM) Bojonegoro berlangsung di STIT Muhammadiyah Bojonegoro, Jumat (10/7/2026). Kegiatan ini menjadi bagian awal sebelum pembukaan resmi Musyda.
Pra acara diikuti perwakilan Pimpinan Cabang IPM se-Kabupaten Bojonegoro, meliputi Kepohbaru, Baureno, Kanor, Kedungadem, Sumberrejo, Sugihwaras, Sukosewu, Balen, Kapas, PC IPM Kota Bojonegoro, Padangan, dan Dander.
Rangkaian kegiatan diisi sejumlah penampilan. UKM Musik STIT Muhammadiyah Bojonegoro membuka acara dengan membawakan lagu Jawa. Lagu berbahasa Jawa sendiri dikenal cukup populer di kalangan sebagian pelajar, sehingga penampilan ini mendapat respons antusias dari peserta yang mulai memadati lokasi kegiatan.
Selanjutnya, Tapak Suci Putera Muhammadiyah dari SD Muhammadiyah Bojonegoro menampilkan atraksi bela diri. Penampilan dibawakan oleh Nisa dan teman-teman.
Penampilan tari dari SMA Muhammadiyah 1 Bojonegoro yang dibawakan oleh ekstrakurikuler Tari Saskara Prawestri menjadi bagian akhir pra acara. Tarian yang ditampilkan berjudul Tari Srandan Suci yang menghadirkan nuansa budaya Jawa.
Pra acara ini menjadi pengantar sebelum memasuki pembukaan resmi Musyda XXI PD IPM Bojonegoro yang dijadwalkan berlangsung pada 10–12 Juli 2026. Di tengah arus modernisasi yang terus berkembang, para pelajar diharapkan mampu menjadi garda terdepan dalam mengenalkan sekaligus melestarikan budaya Jawa. Melalui pendekatan yang kreatif dan relevan dengan zaman, budaya tidak hanya dipertahankan, tetapi juga dihidupkan kembali sebagai identitas yang membentuk karakter generasi muda.
