Momen simbolis pemberian cinderamata sebagai tanda kerja sama dan silaturahmi antara SMK Muhammadiyah 7 Gondanglegi dan UIBBC (Istimewa/kedungademmu.id)
Kedungademmu.idSMK Muhammadiyah 7 Gondanglegi, Kabupaten Malang, kembali menjadi rujukan dalam dunia pendidikan nasional. Kali ini, lembaga tersebut dipilih sebagai lokasi observasi dan benchmark oleh rombongan akademisi Pascasarjana Universitas Islam Bunga Bangsa Cirebon (UIBBC) dalam rangka penguatan kapasitas mahasiswa Program Doktor (S3) Manajemen Pendidikan Islam (MPI).

Kunjungan Akademik dan Observasi Manajemen

Kegiatan observasi dilaksanakan pada Selasa (21/7/2026) dan diikuti oleh dosen serta mahasiswa pascasarjana UIBBC. Kunjungan ini menjadi bagian dari agenda akademik untuk mempelajari secara langsung tata kelola dan sistem manajemen pendidikan yang diterapkan di SMK Muhammadiyah 7 Gondanglegi atau yang dikenal dengan SMK Mutu.

Rombongan melakukan pengamatan langsung terhadap berbagai aspek manajemen sekolah, mulai dari kepemimpinan, budaya organisasi, hingga implementasi program unggulan yang mendukung pembentukan karakter siswa.

Strategi Mengubah Stigma SMK

Kepala SMK Muhammadiyah 7 Gondanglegi, Munali, dalam paparannya menjelaskan bahwa perubahan citra sekolah kejuruan tidak dapat dilakukan secara instan. Diperlukan upaya berkelanjutan dan konsistensi dalam membangun budaya positif di lingkungan sekolah.

Salah satu inovasi yang diterapkan adalah program Morning Spiritual Gathering (MSG). Program ini menanamkan kedisiplinan melalui pendekatan spiritual, dengan kegiatan rutin setiap pagi pukul 06.15 berupa salat duha, kultum, dan zikir yang diikuti seluruh siswa dan guru.

Budaya ini kami bangun agar kedisiplinan tidak lagi menjadi keterpaksaan, melainkan kesadaran spiritual. Dengan demikian, lulusan kami diharapkan mampu beradaptasi dengan ritme kerja di dunia industri,” ujar Munali.

Ia menambahkan bahwa sekolah berkomitmen menyiapkan lulusan yang tidak hanya unggul secara kompetensi, tetapi juga memiliki karakter disiplin sehingga dapat diterima di dunia kerja maupun melanjutkan ke perguruan tinggi.

Diskusi Interaktif dan Penguatan Akademik

Sebanyak 23 mahasiswa Program MPI UIBBC dibagi ke dalam tiga kelompok diskusi untuk menggali informasi lebih mendalam. Kegiatan ini didampingi oleh Ahmad Muhtadi, Wiwik Indah, dan Silvia Rachman, serta melibatkan siswa dari jurusan Manajemen Perkantoran.

Diskusi berlangsung hangat dan interaktif. Salah satu peserta, Syibli Maufur, mengungkapkan apresiasinya terhadap sistem pengelolaan sekolah. Ia menilai bahwa rencana strategis (renstra) yang disusun oleh kepala sekolah dapat dipahami dan dijalankan secara efektif oleh seluruh guru.

Saya melihat kolaborasi antara pimpinan dan guru berjalan sangat baik. Ini menjadi pembelajaran penting tentang bagaimana membangun kecintaan peserta didik terhadap lembaga,” ujarnya.

Alasan Pemilihan Lokasi Observasi

Pendamping mahasiswa S3 MPI, Prof. Iman Subasman, menjelaskan bahwa SMK Muhammadiyah 7 Gondanglegi dipilih karena dinilai mampu menjadi contoh dalam pengelolaan lembaga pendidikan yang profesional.

Kami ingin mahasiswa belajar bagaimana mengelola institusi pendidikan dengan baik serta mengambil pelajaran dalam mengubah citra lembaga menjadi lebih positif melalui pendekatan manajemen yang tepat,” jelasnya.

Ia juga menilai bahwa capaian prestasi dan kualitas SMK Mutu yang diakui secara nasional maupun internasional menjadikannya sebagai rujukan dalam pengembangan sumber daya manusia, meskipun berada di luar ibu kota.

Harapan Kolaborasi

Di akhir kegiatan, Munali menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada SMK Muhammadiyah 7 Gondanglegi sebagai lokasi observasi. Ia berharap kegiatan ini dapat membuka peluang kerja sama yang lebih luas.

" berharap kolaborasi ini dapat memberikan kontribusi nyata dalam membangun peradaban Indonesia yang lebih gemilang,” pungkasnya.